Bank Nasional Ukraina desak SWIFT blokir keuangan global Rusia

- Kamis, 24 Maret 2022 | 19:00 WIB
Ukraina meminta SWIFT untuk memblokir keuangan global Rusia (Pymnts.com)
Ukraina meminta SWIFT untuk memblokir keuangan global Rusia (Pymnts.com)

Hops.ID – Bank Nasional Ukraina telah meminta SWIFT memutus seluruh sambungan keuangan global milik Rusia. Secara otomatis apabila ini dilakukan akan memutus seluruh transaksi di bank-bank Rusia secara internasional.

Seperti dilansir Hops.ID dari laman rt.com, Kamis, 24 Maret 2022, langkah ini diambil Ukraina sebagai salah satu buntut panjang atas perang yang sedang berlangsung antara kedua negara tersebut.

Ukraina ingin, dengan melakukan hal tersebut akan secara efektif bisa memberikan tekanan atas agresi militer yang dilakukan Rusia.

“Bank Nasional Ukraina melalui sambungan telepon suda berbicara dengan pimpinan SWIFT International agar segera memutuskan sambungan Bank Sentral Rusia dari sistem keuangan. Ini akan memperkuat isolasi keuangan internasional Rusia dan menjadi alat yang efektif untuk menangkal secara maksimal atas agresi Rusia di sektor keuangan,” seperti dikutip kantor berita domestik Rusia, RIA Novosti, dari salah satu sumber.

Baca Juga: Negaranya dikecam AS usai ikut G20 di Indonesia, Dubes Rusia geram: Mereka tak proporsional!

Setelah dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina, AS dan sekutunya mulai membatasi dan melarang bank dan perusahaan milik Rusia melakukan transaksi keuangan, dan membekukan sekitar US$300 miliar cadangan devisa Rusia.

Sementara itu, Uni Eropa masih melarang operasi berkaitan dengan cadangan dan aset Bank Rusia. Uni Eropa masih memberikan izin transaksi Bank Rusia dalam batasan-batasan kebutuhan yang sangat mendesak.

Awal bulan Maret, Uni Eropa telah memutuskan hubungan kepada tujuh bank Rusia dari SWIFT. Daftar Bank yang telah diblokir seperti VTB, Rossiya, Otkritie, Novikombank, Promsvyazbank, Sovcombank, dan VEB.RF.

Baca Juga: Presiden Ukraina siap lakukan Referendum dan bertemu Putin, asalkan.....

Halaman:

Editor: Septian Farhan Nurhuda

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim ahli KPK soal kelanjutan kasus Formula E

Rabu, 30 November 2022 | 11:16 WIB