Jenderal Dudung murka satu prajurit TNI dan istri tewas tertembak di Yalimo Papua langsung perintahkan hal ini

- Jumat, 1 April 2022 | 07:25 WIB
Ali Mochtar Ngabalin dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman murka ada satu prajurit babinsa dan istrinya tewas tertembak di Yalimo Papua, dia langsung perintahkan Pangdam Cenderawasih untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku, Bidang Kominfo Bakomubin
Ali Mochtar Ngabalin dan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman murka ada satu prajurit babinsa dan istrinya tewas tertembak di Yalimo Papua, dia langsung perintahkan Pangdam Cenderawasih untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku, Bidang Kominfo Bakomubin

Hops.ID -- Seorang prajurit TNI dan istrinya tewas ditembak dan dianiaya kelompok yang diketahui identitasnya. Peristiwa yang terjadi pada Kamis 31 Maret 2022 sekitar pukul 06.00 WIT itu membuat KSAD Jenderal Dudung Abdurachman murka dan langsung perintahkan bebrapa hal pada bawahannya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman langsung mengatakan bahwa dia telah memerintahkan Pangdam XVII/Cenderawasih untuk mengejar pelaku penembakan itu.

Jenderal Dudung perintahkan Pangdam Cenderawasih kejar pelaku

"Kejar pelaku penembakan sampai ditemukan dan proses secara hukum," tegas Dudung seperti dikutip Hops.ID dari Warta Ekonomi jaringan media Suara pada Jumat, 1 Maret 2022.

Baca Juga: Komandan Marinir gugur tertembak di Papua, Jenderal Dudung trending: Harusnya tumpas KKB bukan malah urus..

Jenderal dudung juga mengutuk keras terhadap perilaku dan tindakan biadab terduga pelaku penembakan terhadap sehingga menimbulkan tewasnya Sertu Eka dan istrinya.

Kepala Staf Angakatah Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan peninjauan ke beberapa Pusat Pendidikan (Pusdik) jajaran Kodiklat Angkatan Darat, (Kodiklatad), di Cimahi Bandung. dia memerintahkan Pangdam Cenderawasih melakukan pengejaran kepada pelaku penembakan Sertu Eka dan istrinya di Yalimo Papua

Minta prajurit TNI lakukan tindakan tegas pada pengacau

Tak hanya itu, mantan Pangkostrad dan Pangdam Jaya itu kemudian meminta semua prajurit TNI AD yang sedang bertugas di daerah operasi agar tak ragu dalam melakukan tindakan tegas kepada orang-orang terlebih yang melakukan ancaman terhadap keselamatan dan keberlangsungan hidup diri sendiri atau bahkan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini