Masjid di Jakarta dirobohkan MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Ustaz Alfian Tanjung melawanan: Pak Anies tolong..

- Kamis, 7 April 2022 | 12:37 WIB
Ustaz Alfian Tanjung minta tolong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan pembongkaran Masjid Al Hurriyah oleh mafia tanah yang diduga terkait MNC Group milik seorang pengusaha Hary Tanoesoedibj, Istimewa
Ustaz Alfian Tanjung minta tolong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan pembongkaran Masjid Al Hurriyah oleh mafia tanah yang diduga terkait MNC Group milik seorang pengusaha Hary Tanoesoedibj, Istimewa

Hops.ID – Viral beredar kabar pembongkaran Masjid Al Hurriyah oleh mafia tanah yang diduga terkait MNC Group milik seorang pengusaha Hary Tanoesoedibjo. Ustaz Alfian Tanjung adalah salah satu pihak yang mengadakan perlawanan dan meminta tolong Guernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Ayo Pak Anies Baswedan bantuin, nih. Tolongin, nih, bahwa Masjid Al Hurriyah butuh tangan Bapak, butuh kebijakan Bapak, butuh otoritas Bapak,” kata Ustaz Alfian Ustaz Alfian Tanjung seperti dikutip Hops.ID dari Youtube Redaksi Islam pada Selasa, 5 April 2022.

Ustaz Alfian Tanjung mengadakan perlawanan setelah dia mendapat kabar pembongkaran Masjid Al Hurriyah dihancurkan secara sepihak oleh pihak yang diduga terkait MNC Group.

Warga dibantu Ustaz Alfian tanjung menghentikan pembongkaran masjid

Warga RW 06 Kebon Sirih Kecamatan Menteng Jakarta Pusat tengah memperjuangkan rumah ibadahnya yang dibongkar paksa oleh PT GLD Property/ MNC Group Hary Tanoesodibjo.

Baca Juga: Ustaz Alfian Tanjung dan Yusuf Martak tolak Luhut atur salat Tarawih: Izin bukan dari pejabat kafir tapi...

Ustaz Alfian Tanjung mengaku menereima pesan WA yang disebut langsung dari Ketua RW 06 Kelurahan Kebon Sirih Tomy Tampatty.

Ustaz Alfian Tanjung minta tolong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghentikan pembongkaran Masjid Al Hurriyah oleh mafia tanah yang diduga terkait MNC Group milik seorang pengusaha Hary Tanoesoedibj, Youtube Redaksi Islam

“Yang pertama kita minta kepada pihak otoritas untuk membatalkan itu semua. Dan kedua, kepada seluruh masyarakat jangan juga terus menerus melepas rumahnya, menjual rumahnya dengan tanpa pertimbangan risiko geografis kita yang akan dikuasai oleh pihak-pihak tertentu,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini