Kesaksian mengejutkan jurnalis Belanda di Ukraina, sebut Rusia kerap difitnah AS

- Minggu, 10 April 2022 | 19:16 WIB
Sonja van den Ende, memberikan pernyataan yang berbalik 180 derajat dengan apa yang diberitakan oleh media massa dunia (The Guardian)
Sonja van den Ende, memberikan pernyataan yang berbalik 180 derajat dengan apa yang diberitakan oleh media massa dunia (The Guardian)

 

Hops.ID – Seorang jurnalis asal Rotterdam, Belanda, Sonja van den Ende mencoba menyajikan hasil pikirannya berdasarkan pengalaman empiris saat berada di Donbass, tempat pertempuran sengit milisi Ukraina pro-Rusia dengan Batalyon Azov Neo-Nazi.

Sonja van den Ende melihat Amerika Serikat dan Barat terus menyalahkan Rusia atas apa yang dialami oleh Ukraina hingga saat ini.

Namun, kerusakan-kerusakan yang terjadi di wilayah sipil Ukraina disebabkan oleh pasukan Batalyon Azov Neo-Nazi sejak mundurnya tentara Ukraina.

Baca Juga: Heboh DPR nonton porno, berikut deretan anggota Parlemen yang ketahuan nonton video porno

Sonja berpendapat, Batalyon Azov Neo-Nazi terdesak dan bersembunyi di pemukiman, mereka menggunakan masyarakat sipil Ukraina sebagai sebuah tameng hidup.

Di saat bersembunyi, Batalyon Azov sempat membuat provokasi dengan menyerang tentara Rusia

Tujuan mereka membuat provokasi adalah agar tentara Rusia menyerang balik Azov dengan segala bentuk serangan.

Baca Juga: Kisah Samuel Shropshire, pastor AS yang mantap masuk Islam usai lihat orang salat

Selain menggunakan fasilitas sipil sebagai tameng, militer Ukraina dilaporkan menghancurkan area yang ditinggalkan dan memberikannya kepada pasukan Rusia.

Halaman:

Editor: Septian Farhan Nurhuda

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penjajakan KIB makin intensif dilakukan

Jumat, 23 September 2022 | 17:32 WIB