Giliran Ketua Umum PBNU ceramah tarawih di masjid kampus UGM, bahas bergesernya konflik

- Selasa, 12 April 2022 | 22:15 WIB
K.H. Yahya Cholil Staquf.(Foto: Tangkapan Layar YouTube)
K.H. Yahya Cholil Staquf.(Foto: Tangkapan Layar YouTube)

Hops.ID - Setelah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, kini giliran Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Yahya Cholil Staquf, ceramah tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Seperti ceramah tarawih Sandiaga Uno di Mesjid Kampus UGM, ceramah tarawih K.H. Yahya Cholil Staquf juga diselenggarakan lewat rekaman video pesan dan kesan.

Dalam ceramah tarawihnya, Senin 11 April 2022, K.H. Yahya Cholil Staquf bicara mengenai Pembudayaan Sikap Tasamuh dan Ta'awun sebagai Modal Pembangunan Bangsa.

K.H. Yahya Cholil Staquf, yang juga kakak kandung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ini, menyerukan umat muslim untuk meninggalkan konflik identitas yang dapat memecah belah bangsa.

Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu menilai bahwa konflik di tengah masyarakat tak hanya di Indonesia namun juga seluruh dunia, yang memang sulit dihindari.

Ia mengatakan, dulu konflik militer menjadi hal yang terjadi cukup serius. Seiring berkembangnya zaman, konflik-konflik ini bergeser, bahkan menjadi konflik identitas seperti yang kini terjadi di Indonesia.

"Parahnya konflik identitas agama di Indonesia ini yang masih terjadi. Karena gesekan agama, akhirnya muslim ikut terseret, bahkan tak jarang ada yang memusuhi Islam itu sendiri," ujar Gus Yahya, seperti dilansir hopsid channel YouTube Mesjid Kampus UGM.

Menurutnya, konflik identitas sangat rawan terjadinya fitnah. Dalam Islam, fitnah merupakan hal yang sangat berbahaya jika insan manusia yang melakukannya. 

Baca Juga: Bahas penguatan muslimpreneurship di ceramah tarawih UGM, Sandiaga Uno: Nilai luhur Islam bisa jadi landasan

Halaman:

Editor: Tidar Aira

Sumber: YouTube

Tags

Artikel Terkait

Terkini