Rusia ancam kerahkan nuklir jika Finlandia dan Swedia gabung NATO

- Sabtu, 16 April 2022 | 15:30 WIB
Bendera Rusia (The Seattle Times)
Bendera Rusia (The Seattle Times)

Hops.ID - Rusia mengancam akan mengerahkan nuklir jika Swedia dan Finlandia bergabung dengan NATO.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev mengatakan Rusia harus memperkuat pasukannya di Laut Baltik jika Finlandia dan Swedia memutuskan bergabung dengan NATO.

Dmitry Medvedev memposting di Telegram pada hari Kamis dengan mengatakan jika Sweden dan Finlandia bergabung dengan aliansi militer Barat, maka tidak akan ada lagi status bebas nuklir dari Baltik, yang berarti Rusia akan menyerang kedua negara tersebut.

Mantan presiden dan perdana menteri Rusia tersebut mengatakan hal ini berarti akan banyak pasukan darat dan pertahanan udara dikerahkan di Teluk Finlandia.

Baca Juga: Petinggi IMF ungkap dampak mengerikan dari perang Rusia-Ukraina

"Jika Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO maka panjang perbatasan darat aliansi dengan federasi Rusia akan menjadi lebih dari 2 kali lipat, batas-batas ini harus diperkuat,” kata Dmitry Medvedev.

Finlandia yang saat ini berbagi perbatasan sepanjang 830 mil dengan Rusia, dan Swedia yang terletak di seberang Laut Baltik, telah mengungkapkan keinginan mereka untuk bergabung dengan NATO yang beranggotkaan 30 orang setelah Vladimir putin menyerang Ukraina.

Menteri Pertahanan Lithuania, Arvydas Anusauskas, mengklaim bahwa Rusia telah memiliki senjata nuklir yang disimpan di daerah Baltik, Kaliningrad, yang berbatasan dengan Lithuania dan Polandia.

Pada tahun 2018, FAS menganalisis citra satelit dan menyimpulkan bahwa Rusia telah melakukan renovasi terhadap situs penyimpanan senjata nuklir aktif di wilayah Kaliningrad.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: The Guardian, New York Post, Euro News

Tags

Terkini