Ceramah tarawih di Masjid Kampus UGM, Dr. Tiar Anwar Bachtiar singgung soal intelegensi muslim

- Sabtu, 16 April 2022 | 15:56 WIB
Dr. Tiar Anwar Bachtiar saat ceramah di Masjid Kampus UGM (YouTube Masjid Kampus UGM)
Dr. Tiar Anwar Bachtiar saat ceramah di Masjid Kampus UGM (YouTube Masjid Kampus UGM)

Hops.ID - Setelah hari sebelumnya Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia, Adiwarman Azwar Karim, turut memenuhi undangan, kini giliran pakar sejarah pergerakan Islam, Dr. Tiar Anwar Bachtiar yang berkesempatan ceramah tarawih di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Kamis 14 April 2022.

Dalam ceramah tarawihnya, Dr. Tiar Anwar Bachtiar mengangkat tema Inteligensi Muslim Indonesia Menuju Negara Paripurna.

Sebagai awalan, Dr. Tiar Anwar Bachtiar membuka ceramahnya dengan fakta bahwa Republik Indonesia ini dibangun oleh para cendekia dan aktivis. Berbeda halnya dengan negara-negara di Timur Tengah yang punya kecenderungan dibangun oleh politisi lama, atau raja-raja.

Baca Juga: Rusia ancam kerahkan nuklir jika Finlandia dan Swedia gabung NATO

"Sebetulnya Indonesia sendiri sebetulnya memiliki potensi ke arah sana [maksudnya sebagaimana Timur Tengah], dalam hal ini, Van Mook selaku Gubernur Jenderal di wilayah Hindia-Belanda saat itu mendirikan negara bagian. Konteksnya saat itu memanfaatkan politisi-politisi lama. Meski tidak semua bangsawan pro-belanda, ya, misalnya Sultan Yogyakarta ini kan masuk kategori pro-republik", ucap Dr Tiar, dilansir dari YouTube Masjid Kampus UGM, Sabtu 16 April 2022.

Lebih lanjut, dia mengutip Plato, filosof Yunani klasik, yang menyatakan bahwa tampuk pimpinan harus diberikan pada kaum intelegensi, atau pemikir.

Dan memang sejarah Indonesia berpihak ke arah sini. Dr. Tiar menyebut misalnya, K.H Agus Salim, atau H.O.S Cokroaminoto, yang merupakan pemikir sekaligus aktivis.

Baca Juga: Semifinal Piala FA: Liverpool pertaruhkan tawaran quadruple, Manchester City mengejar treble winner

"Dalam hal ini, misalnya, H.O.S Cokroaminoto kan kita tahu berwacana mengenai bentuk ideal bagi Indonesia ke depannya yang menurutnya Islam dan sosialisme," tuturnya.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Youtube Masjid Kampus UGM

Tags

Terkini