Ade Armando dikritik dapat banyak simpati publik, Desi Suyamto: Rasa kemanusiaan sangat bias, rasis

- Rabu, 20 April 2022 | 09:33 WIB
Kepolisian dari Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penyebar video hoaks meninggalnya Ade Armando usai dikeroyok dan menjadi salah satu massa yang mengeroyok Ade pada demo, 11 April 2022 (Foto: Instagram @adearmandoreal)
Kepolisian dari Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penyebar video hoaks meninggalnya Ade Armando usai dikeroyok dan menjadi salah satu massa yang mengeroyok Ade pada demo, 11 April 2022 (Foto: Instagram @adearmandoreal)

Hops.ID – Desi Suyamto menyanyangkan rasa kemanusiaan yang akhir-akhir ini terjadi di tengah masyarakat Indonesia.

Melihat dari kasus penganiayaan yang dialami Ade Armando, Desi Suyamto mengatakan bahwa rasa kemanusiaan itu sudah sangat bias.

“Terkait pengeroyokan itu, menurut saya, definisi rasa kemanusiaan itu sudah sangat bias akibat adanya ingroup favoritism dan outgroup derogation,” tulis Desi Suyamto seperti dilansir Hops.ID dari laman disway.id pada hari Selasa, 19 April 2022.

Baca Juga: 16 Penyanyi Asia yang sukses getarkan panggung Coachella, ada NIKI hingga Jackson Wang

Desi Suyamto (disway.id)

Desi melihat ke belakang tentang tragedi penembakan terhadap beberapa warga sipil Front Pembela Islam (FPI) yang sempat terjadi pada tahun 2021 di KM50.

“Abah Dahlan Iskan. Di saat banyak yang sedang berkabung atas terjadinya krisis kemanusiaan di negeri ini, di mana 6 warga sipil tewas ditembak aparat di KM 50,” tulisnya lagi.

Desi Suyamto menyoroti reaksi dari para simpatisan Ade Armando waktu itu yang malah menunjukkan kebahagiaannya atas tragedi tersebut.

Baca Juga: Tak ada habisnya! Saifuddin Ibrahim berulah lagi, sebut Ustaz Abdul Somad dan Adi Hidayat sebagai kadrun tolol

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: disway.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini