Densus kembali bekuk terduga teroris saat berkeliaran di mall wilayah Bandung

- Selasa, 19 April 2022 | 22:12 WIB
Ilustrasi teroris. Foto: Ist
Ilustrasi teroris. Foto: Ist
 
Hops.ID - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri kembali meringkus satu lagi terduga teroris. Kali ini, aksi penangkapan itu berlangsung di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Jalan Kepatihan, Kota Bandung
 
Dari hasil pemeriksaan sementara terungkap, terduga teroris yang dibekuk itu berinisial AS (32 tahun). 
 
Ia tercatat sebagai warga Kota Bandung. Dirinya diamankan oleh Densus 88 pada Minggu sore, 17 April 2022. 
 
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, AS tak melakukan perlawanan ketika ditangkap. Sebelumnya, petugas membuntuti AS dari rumah kontrakannya di kawasan Cisaranten Kulon, Bandung.
 
"Kemudian, AS dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya dikutip Hops.ID dari suara.com pada Selasa, 19 April 2022.
 
 
Sementara itu, selain melakukan penangkapan terduga teroris di Kota Bandung, Densus 88 juga menangkap tiga orang di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Senin 18 April 2022.
 
Ketiga orang yang ditangkap adalah terduga teroris yang masuk dalam Jaringan Jamaah Islamiyah.
 
Masing-masing berinisial EI (42) warga Desa Pananjung Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung
 
Kemudian, DD (45) warga Kampung Cikupa Desa Bojongmanggu, Kabupaten Bandung.
Bahkan belum lama ini Densus juga membekuk 16 orang yang diduga jaringan NII Sumatera Barat. 
Ilustrasi Densus 88 bekuk kelompok NII
 
Mereka disebut memiliki visi-misi yang sama persis dengan NII Kartosuwiryo, yakni rencana mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia saat ini dengan syariat Islam, sistem khilafah dan hukum Islam.
 
"Dari sejumlah barang bukti yang ditemukan dalam bentuk dokumen tertulis menunjukkan bahwa jaringan NII di Sumatera Barat memiliki visi-misi yang sama persis dengan NII Kartosuwiryo," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan di Jakarta, Senin, 18 April 2022, seperti dilansir hopsid dari pikiran-rakyat.
 
Secara konsepsi memang NII ini serupa dengan ideologi yang dikembangkan oleh Kartosuwiryo.
 
Ideologi ini juga berkaitan dengan penggantian ideologi Pancasila menjadi Khilafah, syariat Islam dan hukum Islam.
 
"Bukti yang ditemukan berupa dokumen dan mirip dengan ideologi NII Kartosuwiryo yang ingin mengganti ideologi Pancasila," kata Aswin.***
 

Editor: Zahrul Darmawan

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini