Terbitkan fatwa haram ngaji di trotoar MUI Banten dihujat: Komunis atau Iblis yang kepanasan dengar Al Quran

- Selasa, 26 April 2022 | 15:41 WIB
Ribuan warga Riau mengaji di trotoar Jalan Diponegoro Pekanbaru, Fatwa haram orang mengaji di trotoar diterbitkan MUI Banten ini alasannya adalah mengganggu pejalan kaki dan bisa menimbulkan kecelakaan, Suara.com
Ribuan warga Riau mengaji di trotoar Jalan Diponegoro Pekanbaru, Fatwa haram orang mengaji di trotoar diterbitkan MUI Banten ini alasannya adalah mengganggu pejalan kaki dan bisa menimbulkan kecelakaan, Suara.com

Hops.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten telah menerbitkan fatwa haram hukumnya ngaji di trotoar dengan beberapa alasan salah satunya mengganggu dan membahayakan pejalan kaki.

Fatwa haram yang diterbitkan MUI Banten atas permintaan masyarakat yang merasa harus ada aturan hukum Islam terkait banyaknya masyarakat yang menggelar kegiatan ngaji di trotoar itu kemudian mendapat respon atau tanggapan dari pegiat media sosial, Monica melalu akun Twitter pribadinya @NenkMonica.

Merespon Fatwa MUI Banten, pegiat media sosial, Monica mengatakan bahwa hanya komunis dan iblis yang tidak menyukai lantunan ayat suci Al-Quran. Diduga dia menyentil orang-orang yang telah meminta MUI Banten menerbitkan fatwa tersebut

Yang minta MUI terbitkan fatwa atur ngaji di trotoar disebut komunis atau syetan

“Yang jelas bukan Komunis pasti Syetan dan Iblis yang kepanasan jika mendengarkan Al-Quran”, tulis Monica seperti yang dikutip Hops.ID apada Selasa, 26 April 2022.

Baca Juga: Fatwa haram untuk orang mengaji di trotoar diterbitkan MUI Banten, ini alasannya

Beberapa netizen juga ikut berkomentar atas cuitan Monica. Salah satunya mendukung apa yang diungkapkan Monica dan menyebut fatwa itu terkesan merupakan aturan ‘titipan’ dari pihak tertentu.

MUI Banten menerbitkan fatwa haram untuk ngaji di trotoar

Hal itu lantaran dalam pelaksanaan ngaji di trotoar itu, panitia  telah mengatur agar acara mengaji di trotoar tidak menggangu dan membahayakan pejalan kaki.

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Sumber: Twitter, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini