Ribuan Banser kawal Bendahara Umum PBNU jadi saksi sidang korupsi dijaga cuma 300 polisi, Netizen: Kalau FPI..

- Selasa, 26 April 2022 | 16:29 WIB
Dikawal ribuan Banser Bendahara Umum PBNU jadi saksi sidang kasus korupsi, Polisi: Alhamdulillah kerja sama Banjarmasin jadi aman dan damai, Suara.com
Dikawal ribuan Banser Bendahara Umum PBNU jadi saksi sidang kasus korupsi, Polisi: Alhamdulillah kerja sama Banjarmasin jadi aman dan damai, Suara.com

Hops.ID – Sekitar seribu anggota GP Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama (NU) mengawal sidang perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Tipikor Banjarmasin dimana Bendahara Umum PBNU Mardani H. Maming hadir sebagai saksi.

Kehadiaran para Banser tersebut selain untuk memberikan pengawalan juga sebagai bentuk aksi solidaritas dan untuk memberikan dukungan moril terhadap Mardani H. Maming yang jadi saksi di persidangan terdakwa mantan Kepala Dinas ESDM Tanah Bumbu H. Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo dalam kasus suap izin tambang di Tanah Bumbu.

Mardani sempat menjadi mantan Bupati Tanah Bumbu, ketika terdakwa menjabat sebagai anak buahnya yakni sebagai Kepala Dinas ESDM Tanah Bumbu.

Bendahara Umum NU Mardani H. Maming jadi saksi kasus korupsi 

Kini, Raden Dwidjono kini didakwa menerima suap disamarkan dalam bentuk utang dari mantan Dirut PT PCN alm Henry Soetio terkait dengan pengalihan izin usaha pertambangan.

Pengamanan polisi saat demo FPI

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Sabana A. Martosumito mengatakan Polres Kota Banjarmasin menerjunkan sejumlah 300 personel yang juga berasal dari bantuan tambahan anggota dari Polda Kalsel untuk mengamankan jalannya persidangan.

"Kami mengerahkan 300 personel dibantu juga dari Polda Kalsel untuk mengamankan jalannya persidangan hari ini," katanya di Banjarmasin seperti yang dikutip Hops.ID dari jaringan media Suara pada Selasa, 26 April 2022.

Dirinya pun mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada massa dari Nahdlatul Ulama karena mampu untuk sama-sama menjaga situasi aman dan kondusif selama persidangan.

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Sumber: Berbagai Sumber, Suara

Tags

Artikel Terkait

Terkini