Penetapan hari Lebaran 2022 pemerintah kemungkinan barengan sama Muhammadiyah, simak penjelasannya

- Kamis, 28 April 2022 | 06:21 WIB
KH Sriyatin orang Muhammadiyah di Sidang Isbat Kemenag untuk awal Ramadan (Kemenag.go.id)
KH Sriyatin orang Muhammadiyah di Sidang Isbat Kemenag untuk awal Ramadan (Kemenag.go.id)

Hops.ID — Bulan Ramadhan akan segera berakhir dalam waktu dekat ini. Salah satu organisasi Islam  Muhammadiyah, dengan berpedoman pada Majelis Tarjih serta Tajdid, bahkan sudah lebih dulu menetapkan Lebaran 2022 atau Idul Fitri 1443 H yang bakal jatuh pada hari Senin 2 Mei 2022.

Keputusan tersebut berdasar pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 terkait penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal, Dan Zulhijah 1443 H.

Hingga berita ini dimuat, pemerintah sendiri belum memberi keterangan resmi kapan tepatnya waktu 1 Syawal 1443 H. Terlebih, sidang isbat 1 Syawal 1443 H baru akan digelar pada hari Minggu 1 Mei 2022 mendatang.

Baca Juga: Tegas dan lugas, Pimpinan Pusat Muhammadiyah rilis kajian terkait penambangan Wadas: Itu pelanggaran HAM!

Akan tetapi, dalam keterangannya yang rilis di situs kemenag.go.id baru-baru ini, tercatat bahwa hilal lebaran 2022 diprediksi sudah terlihat saat sidang isbat digelar akhir pekan ini.

Dalam keterangan rilisnya, Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyebutkan, bahwa secara hisab posisi hilal saat sidang isbat awal Syawal 1443 H mendatang, sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

“Di Indonesia, pada 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan dengan 1 Mei 2022 tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat,” kata Kamaruddin, dilansir hopsid dari laman suara, Kamis 28 April 2022.

Baca Juga: Momen ustadz Adi Hidayat puji Gus Baha, bikin adem lihatnya

Lebih lanjut, Kamaruddin menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia akan menggelar Sidang Isbat, dengan memakai metode hisab dan rukyat.

Nantinya posisi hilal Syawal akan dipresentasikan oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriyah yang selanjutnya menunggu laporan rukyat dari seluruh Indonesia.

Halaman:

Editor: Hadi Suprapto

Tags

Artikel Terkait

Terkini