Viral Profesor Budi Santosa senggol penutup manusia gurun, tak ada barakallah dalam LPDP, endingnya dihapus

- Sabtu, 30 April 2022 | 11:31 WIB
Postingan Profesor Budi Santosa soal penutup kepala ala manusia gurun (Facebook Aisha Rara, itk.ac.id)
Postingan Profesor Budi Santosa soal penutup kepala ala manusia gurun (Facebook Aisha Rara, itk.ac.id)

Mahasiswa mahasiswi yang ia wawancarai anak-anak yang pinter dan bicaranya membumi tidak melangit. Selain itu, Budi Santosa juga senang yang ia wawancarai bukan mahasiswa yang hobi demo.

"Mereka bicara tentang hal-hal yang membumi, tidak bicara soal langit langit: Insaallah, barakallah, syiar, qadarullah, dan sebagainya," tulisnya di salah satu tangkapan layar akun Budi Santosa Purwokartiko dikutip Hops.ID dari akun Facebook Muhammad Zein, Sabtu 30 April 2022.

Kesan lainnya, Profesor Budi ini menilai mahasiswa yang ia wawancarai adalah anak pintar, buktinya IP mereka luar biasa tinggi, di atas 3,5 serta kemampuan bahasa Inggrisnya cas cis cus deh, melebihi ketentuan skor minimal IELTS, Duolingo lho.

Baca Juga: Presiden Barcelona Joan Laporta bertemu Agen Jorge Mendes, Bahas masa depan tiga pemain ini

Kata-kata penutup ala manusia gurun 

Nah selain itu Profesor Budi Santosa memberikan testimoninya.

Dia mendapatkan tugas mewawancarai 16 orang, yang hadir 14 orang yang terdiri dari dua mahasiswa dan sisanya mahasiswi.

"Jadi 12 mahasiswi yang saya wawancarai, tidak satu pun menutup kepala ala manusia gurun. Otaknya benar-benar openmind. Mereka mencari Tuhan ke negara-negara maju seperti Korea, Eropa Barat dan US, bukan ke negara yang orang pantai bercerita tanpa karya teknologi," tulisnya.

Tangkapan layar postingan Profesor Budi Santosa soal penutup ala manusia gurun (Facebook Aisha Rara)

Baca Juga: Unggah potret mudik di kapal, Indah Permatasari dituding hamil oleh warganet: Soalnya agak...

Nah tulisan 'ala manusia gurun' ini yang menjadi salah satu sorotan lho. Dan kemudian dia dilabeli intoleran.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: Facebook Aisha Rara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parpol mulai tawar menawar koalisi menuju 2024

Jumat, 30 September 2022 | 21:27 WIB

Transformasi ekonomi digital mesti infrastruktur dan SDM

Kamis, 29 September 2022 | 20:46 WIB

Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya

Kamis, 29 September 2022 | 19:59 WIB