Mengapa generasi millenial kehilangan pegangan?

- Rabu, 11 Mei 2022 | 17:22 WIB
IR. Goenardjoadi Goenawan
IR. Goenardjoadi Goenawan

Hops.ID - Apa kesamaan para tokoh bangsa Indonesia? Dari Wantimpres bapak Sidharto Danusubroto, bapak Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI, KSAD, KSAL, ketua Gabungan pengusaha makanan minuman Indonesia, founder Kalbe Farma, hingga tokoh lainnya, mereka berhasil menapaki puncak kehidupan baik di kalangan entrepreneur, maupun militer.

Apa rahasia tersembunyi dalam kesuksesan pengusaha, baik kelompok menengah maupun papan atas?

Mereka sukses dalam proses suksesi anak generasi penerusnya. Namun dalam perjalanan, generasi millennial sekarang seolah-olah gamang dalam kondisi iklim bisnis yang semakin banyak perubahan masa kini. Akibatnya generasi millennial kurang dapat pegangan. Mengapa?

Baca Juga: Catat! The Boyz bakal konser di Indonesia Juli mendatang, begini cara dapat tiketnya

Bagaimana caranya membangun mental Alfa male or female, sehingga mereka bisa mengambil tongkat estafet.

Pertama, mereka menggali. Tanpa proses menggali, baik kepada skill, dan bakat seseorang, mereka tidak bisa menembus batas impossible.

Ada batas menurut piramida Peter principle seseorang memiliki batas kompetensi.

Baca Juga: Preview Wolverhampton vs Manchester City: The Wolves lebih sering kalah, The Citizens pincang di lini belakang

Misalnya sekarang walaupun purnawirawan TNI pun gamang saat pensiun. Kenapa kok tidak buka usaha? Ya mulainya bagaimana? Tidak mudah menembus batas. Apalagi semakin ke depan jurang antara kelompok konglomerat semakin besar. Jauh dari jangkauan.

Halaman:

Editor: Nur Komalasari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inflasi Pangan Diprediksi Terkendali Jelang Nataru

Senin, 28 November 2022 | 21:44 WIB