AS mau guyur dana ke ASEAN untuk hadapi sengketa maritim China, begini tanggapan Menlu RI

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:38 WIB
ASEAN dapat bantuan dana dari AS untuk hadapi sengketa maritim dengan China, begini tanggapan Menlu RI. (Foto: Istimewa)
ASEAN dapat bantuan dana dari AS untuk hadapi sengketa maritim dengan China, begini tanggapan Menlu RI. (Foto: Istimewa)

Hops.ID – Salah satu isi pembicaraan dalam KTT ASEAN AS yang mempertemukan sederet pemimpin negara Asia Tenggara termasuk Presiden Jokowi adalah soal bantuan dana senilai US$60 juta demi menjaga keamanan maritim regional.

Rencana bantuan dana ini disinggung oleh Wakil Presiden AS Kamala Hariss, pada hari Jumat, 13 Mei 2022 ketika perjamuan makan siang dilaksanakan. Saat itu Wapres AS Kamala Harris menyinggung soal kekhawatiran regional yang dihadapi banyak anggota negara ASEAN.

Pernyataan ini merujuk pada tindakan agresif yang sering dilakukan China di Laut China Selatan serta keterlibatan negara tersebut dalam sengketa wilayah maritim bersama dengan beberapa negara Asia Tenggara.

Baca Juga: Kurang Indonesia, netizen kecewa Shin Tae-yong cuma disiram air saat ulang tahun

Saat itu Kamala Hariss menekankan dukungan AS kepada negara-negara anggota ASEAN untuk membela wilayah maritimnya termasuk kebebasan navigasi yang diatur oleh hukum internasional.

Ia menyebut bahwa AS akan hadir untuk membantu menjaga keamanan maritim dari ancaman internasional. Hariss menegaskan komitmennya dengan mengirim bantuan dana senilai US$60 juta ke negara-negara ASEAN.

Dana ini akan digunakan untuk mengerahkan bantuan termasuk kapal pejaga pantai milik AS yang akan melakukan penjagaan di wilayah laut ASEAN serta pengiriman pakar teknis untuk turut membantu mengembangkan kapasitas wilayah maritim.

Baca Juga: Merusuh di Timur Tengah, Israel kini serang pangkalan militer Iran dan wilayah Suriah

“Kami mendukung sekutu dan mitra kami dalam membela tatanan berbasis aturan maritim  yang mencakup kebebasan navigasi dan hukum internasional,” ucap Hariss seperti dikutip Hops.ID dari laman Benar News pada Sabtu, 14 Mei 2022.

Sementara itu, selain Kamala Hariss, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken juga menekankan soal kemitraan dalam bidang keamanan dan ekonomi yang lebih kuat.

Halaman:

Editor: Septian Farhan Nurhuda

Sumber: Benar News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:50 WIB