Biadab! Pelayat mendiang Shireen Abu Akleh diserang pasukan Israel

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 16:16 WIB
Jenazah Shireen Abu Akleh diantar ratusan warga Palestina.  (Instagram @aljazeera)
Jenazah Shireen Abu Akleh diantar ratusan warga Palestina. (Instagram @aljazeera)

Hops.ID - Lagi-lagi, tentara Israel menunjukkan kebiadabannya. Kemarin, prosesi pemakaman wartawan senior Al-Jazeera, Shireen Abu Akleh Jumat 13 Mei 2022, berakhir ricuh setelah diserang oleh polisi Israel.

Bahkan serangan tersebut membuat huru-hara di tengah keramaian para pelayat Palestina dan membuat peti jenazah Shireen Abu Akleh nyaris jatuh.

Al Jazeera, dalam sebuah pernyataan, mengutuk serangan pasukan Israel terhadap pelayat yang membawa peti mati jurnalis Palestina ini.

Baca Juga: Palestina tegas menolak keterlibatan Israel dalam penyelidikan kasus pembunuhan wartawan Shireen Abu Akleh

"Dalam adegan yang melanggar semua norma dan hukum Internasional, pasukan pendudukan Israel menyerbu Rumah Sakit Prancis di Yerusalem dan menyerang pelayat mendiang Shireen Abu Akleh saat akan dihelat prosesi pemakaman," tulis pernyataan itu, dilansir Hops.ID, Sabtu 14 Mei 2022.

“Mereka dengan kejam memukuli pembawa jenazah mendiang jurnalis Shireen,” tambahnya.

Jaringan Media Al Jazeera mengatakan, tegas mengecam kekerasan dan meminta pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan keamanan semua pelayat dan keluarga Shireen Abu Akleh.

Baca Juga: Pekerja patut tahu, begini sejarah panjang Hari Buruh Internasional dari masa ke masa

“Kekerasan seperti itu tidak akan menghalanginya untuk melaporkan kebenaran,” tulisnya.

Sementara itu, pakar hak asasi manusia PBB turut mengutuk pembunuhan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, dan menyerukan penyelidikan yang cepat, transparan, menyeluruh dan independen atas kematiannya.

Halaman:

Editor: Septian Farhan Nurhuda

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:50 WIB