Terapkan teknologi CCUS di tiga wilayah lapangan migas, Pertamina gandeng Exxon Mobile

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:50 WIB
Pertamina gandeng ExxonMobile untuk penerapan teknologi CCUS di tiga wilayah lapangan migas (Sumber foto: Pertamina.com)
Pertamina gandeng ExxonMobile untuk penerapan teknologi CCUS di tiga wilayah lapangan migas (Sumber foto: Pertamina.com)

Hops.ID - Sebagai bentuk pengembangan bisnis dengan menggandeng mitra global, kali ini Pertamina menggandeng ExxonMobil guna mengkaji penerapan teknologi Carbon Capture & Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS) di tiga wilayah lapangan migas yakni Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Jawa Barat.

Kesepakatan kerja sama Pertamina dan ExxonMobil ini diwujudkan melalui Joint Study Agreement (JSA) sebagai tindak lanjut dari MOU yang ditandatangani kedua belah pihak pada COP 26 tahun lalu di Glasgow.

Baca Juga: Jokowi singgung komitmen negara maju terkait pembiayaan iklim: Saya harus terus terang

JSA ditandatangani Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan President of ExxonMobil Indonesia Irtiza H. Sayyed, di Amerika Serikat pada Jumat, 13 Mei 2022 kemarin. Penandatangan kesepakatan ini turut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani.

Kesepakatan kerja sama Pertamina dan ExxonMobil ini akan berlangsung selama dua tahun. Dalam kerja sama ini, juga memungkinkan untuk membangun penyimpanan Pusat CCS/CCUS regional, menemukan area pemulihan minyak dan gas yang ditingkatkan, dan pembangkit hidrogen biru.

Baca Juga: Bertemu Jokowi di KTT ASEAN AS, Joe Biden janjikan bantuan dana senilai USD150 juta untuk Asia Tenggara

"Penerapan teknologi Carbon Capture & Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization & Storage (CCUS) menjadi inisiatif penting menurunkan emisi sekaligus sebagai solusi untuk penerapan teknologi Enhance Oil/Gas Recovery (EOR/EGR) untuk meningkatkan produksi migas," ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, seperti dikutip Hops.ID dari situs resmi Pertamina, Sabtu, 14 Mei 2022.

Penerapan teknologi CCS dan CCUS, kata Nicke, diharapkan akan berperan penting dalam menurunkan gas rumah kaca di atmosfer, yang berkontribusi terhadap pemanasan global, perubahan iklim, pengasaman laut, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Baca Juga: Jokowi bertemu dengan bos Google, Chevron, hingga Boeing, tawarkan untuk menanam modal di Indonesia  

Halaman:

Editor: Danang Setiaji Prabowo

Sumber: Pertamina.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kekayaan Hary Tanoesoedibjo

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:50 WIB