Kerja sama dengan Pertamina, Chevron dan ExxonMobil jajaki peluang bisnis energi rendah karbon di Indonesia

- Minggu, 15 Mei 2022 | 09:43 WIB
Direktur Pertamina, Nicke Widyawati (Instagram @nicke_widyawati)
Direktur Pertamina, Nicke Widyawati (Instagram @nicke_widyawati)

Hops.ID - Perusahaan energi Amerika Serikat, Chevron Corp dan ExxonMobil Corp telah menandatangani perjanjian terpisah dengan perusahaan energi milik negara, PT Pertamina untuk menjajaki peluang bisnis energi rendah karbon di Indonesia.

Pertamina mengatakan, Chevron menandatangani MOU (Momerandum of Understanding) melalui anak perusahaannya, Chevron New Ventures Pte. Ltd.

Chevron dan saat ini sedang mencari bisnis potensial di sektor teknologi geotermal (panas bumi) baru, penyeimbangan karbon melalui solusi berbasis alam, penangkapan karbon, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS).

Baca Juga: Anies Baswedan tegas mau berantas kaum intoleran, Rudi S Kamri beri sentilan pedas: Stand up comedy

Pertamina menambahkan, perusahaan tersebut juga akan mencari pengembangan hidrogen karbon yang lebih rendah, produksi, penyimpanan dan transportasi.

"Melalui potensi kerja kami di Indonesia dan seluruh kawasan Asia Pasifik, kami berharap dapat menyediakan energi yang terjangkau, andal dan selalu bersih, serta membantu industri dan pelanggan yang menggunakan produk kami,” kata Jeff Gustavson, Presiden Chevron di bidang Energi Baru dikutip Hops.ID dari Reuters pada Sabtu,14 Mei 2022.

Baca Juga: Tasya Farasya mengikuti Gucci challenge, penampilannya bikin warganet takjub

Sementara itu, ExxonMobil dan Pertamina menandatangani perjanjian studi bersama untuk menilai potensi penerapan skala besar dari teknologi rendah emisi, termasuk penangkapan dan penyimpanan karbon dan produksi hidrogen.

Perjanjian tersebut ditandatangani saat perjalanan pejabat Indonesia untuk menghadiri pertemuan puncak antara Amerika Serikat dan para pemimpin negara Asia Tenggara.

Halaman:

Editor: Nada Shofura Faradyana

Sumber: reuters.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KIB disarankan majukan Capres dari hasil Konvensi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:31 WIB

Ekonom apresiasi keberlanjutan Program Pra Kerja

Selasa, 4 Oktober 2022 | 21:51 WIB