Kasus murtad massal di Langkat Sumut dilaporkan ke polisi, Bupati angkat bicara: Berita itu tendensius

- Senin, 16 Mei 2022 | 15:45 WIB
Bupati Langkat Sumut angkat bicara soal murtad massal dari agama Islam ke Kristen di daerahnya, kasus hingga dilaporkan ke polisi, Istimewa
Bupati Langkat Sumut angkat bicara soal murtad massal dari agama Islam ke Kristen di daerahnya, kasus hingga dilaporkan ke polisi, Istimewa

Hops.ID -- Bupati Langkat Syah Afandin akhirnya angkat bicara soal murtad massal yang diinformasikan terjadi di wilayahnya Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Syah Afandin membantah kabar banyak warga di Langkat yang murtad. Ia mengaku hanya ada satu orang dan itu bukan warga Langkat asli.

"Berita itu terlampau tendensius," katanya seperti yang dikutip Hops.ID dari jaringan media Suara pada Senin, 16 Mei 2022.

Syah Afandin pun akhirnya menerangkan terkait duduk masalah atau perkara kasus tersebut. pria yang juga akrab disapa Ondim itu mengatakan bahwa awalnya ada seorang wanita muslim inisial N berhubungan dengan pria J (non muslim).

"(Kemudian) si wanita minggat dari rumahnya selama lebih kurang enam bulan dan menukar agamanya menjadi Kristen. (Lalu) menikah di depan pendeta di Pangkalan Brandan," jelas Ondim menerangkan.

Baca Juga: MUI ungkap jumlah warga Langkat Sumut yang murtad keluar dari agama Islam: Sangat memprihatinkan datanya

Kemudian setelah ditelusuri, lanjut Ondim, N yang merupakan warga Sunggal, Kabupaten Deli Serdang diubah KTP nya menjadi KTP Langkat oleh J yang merupakan suaminya.

"(Lalu) mereka menetap di Pangkalan Susu," tutur Ondim menjelaskan.

Kemudian, setelah beberapa saat, terang Ondim, orang tua N berhasil mengetahui terkait keberadaan anaknya hidup bersama J. Kemudian keluarga N berusaha membawa pulang kembali anaknya.

Halaman:

Editor: Lucky Nur Hidayat

Sumber: Suara

Tags

Artikel Terkait

Terkini