Sempat diundang PM Malaysia, Elon Musk justru pilih temui Jokowi

- Selasa, 17 Mei 2022 | 11:34 WIB
Sempat diundang PM Malaysia, Elon Musk justru pilih berkunjung ke Indonesia (Twitter/@jokowi)
Sempat diundang PM Malaysia, Elon Musk justru pilih berkunjung ke Indonesia (Twitter/@jokowi)

Hops.ID - Kedatangan Elon Musk menemui Jokowi masih menjadi perbincangan hangat hingga saat ini. CEO Tesla tersebut berencana membuat berbagai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia, khususnya di bidang energi dan otomotif.

Sementara itu, hal menarik terjadi pada negeri tetangga kita, Malaysia. Dimana negeri jiran ternyata telah mengirimkan undangan terlebuh dahulu kepada Musk untuk datang dan berinvestasi di negaranya.

Belakangan, Malaysia telah mengundang Elon Musk untuk melihat lebih dekat potensi negara itu sebagai tujuan investasi di berbagai bidang, termasuk sektor otomotif.

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad diisukan dideportasi dari Singapura, Dubes beri penjelasan begini

Dilansir thecoverage.my, undangan tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob saat di Washington.

Ia menyambut baik korporasi, khususnya perusahaan Fortune 500, untuk berinvestasi atau meningkatkan investasinya di Malaysia, terutama di bidang ekonomi digital dan teknologi hijau serta sektor kendaraan listrik.

Untuk tujuan ini, PM Malaysia mengatakan bahwa dia telah mengundang pembuat mobil listrik Amerika, Tesla, untuk melihat Malaysia sebagai pusat produksi.

Baca Juga: Selamat Hari Buku Nasional! Berikut 5 rekomendasi buku self improvement wajib dibaca buat kamu yang insecure

“Saya telah menyarankan Tesla untuk berinvestasi di Malaysia dalam memproduksi mobil listrik,” katanya kepada wartawan Malaysia setelah pertemuan dengan Ted Osius, presiden dan CEO Dewan Bisnis AS-ASEAN (US-ABC) di Washington.

Ismail mengatakan, Ia telah meminta US-ABC, yang mewakili 170 bisnis besar Amerika di Asia Tenggara, untuk berperan lebih besar dalam menarik investasi ke ASEAN, khususnya Malaysia.

Dia menambahkan bahwa dewan menganggap Malaysia sebagai mitra dagang penting Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Intan Afrida Rafni

Sumber: thecoverage.my

Tags

Artikel Terkait

Terkini