Presiden Jokowi cabut kebijakan larangan Ekspor Minyak Goreng, kondisi disebut begini

- Kamis, 19 Mei 2022 | 18:17 WIB
Presiden Joko Widodo (Sumber foto: Dok. Setkab)
Presiden Joko Widodo (Sumber foto: Dok. Setkab)

Hops.ID - Belum genap sebulan larangan  Ekspor Minyak Goreng diberlakukan, kini presiden Jokowi merevisi kebijakan tersebut. Memang sejak awal dicetuskan, kebijakan ini menuai banyak kontra karena dinilai merugikan rakyat, termasuk Petani Sawit.

Presiden Jokowi menyapaikan bahwa akan membuka kembali  Ekspor Minyak Goreng pada Senin, 23 Mei 2022. Keputusan ini diambil berdasalkan hasil monitoring ketersediaan pasokkan minyak goreng di lapangang.

"Berdasarkan pengecekan langsung saya dilapangan dan laporan yang saya terima, alhamdulilah pasokan minyak goreng terus bertambah." ujar Presiden Jokowi seperti yang dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, 19 Mei 2022.

Baca Juga: Said Didu dorong Kejagung ungkap sosok kuat di belakang Lin Che Wei yang terlibat kasus korupsi minyak goreng

Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah sekitar kurang lebih 194 ribu ton per bulannya. Setelah larangan ekspor diberlakukan, pasokan minyak goreng curah dalam negeri telah melebihi kebutuhan nasional.

"Pada pada bulan maret sebelum diberlakukan larangan ekspor minyak goreng, pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton. Namun setelah dilakukan larangan ekspor pada bulan April, pasokan kita mencapai 211 ribu ton perbulannya atau melebihi kebutuhan nasional bulannan kita." imbuhnya.

Selain pasokan minyak goreng aman, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa telah terjadi penurunan harga minyak goreng curah di pasar. Menurutnya, harga rata-rata nasional minyak goreng sekitar Rp 2.000 yang semula mencapai Rp  19.800 per liter.

"Setelah ada larangan  Ekspor Minyak Goreng harga rata-rata nasional turun menjadi 17.200 -17.600. penambahan pasokan dan penurunan harga tersebut berkat usaha kita bersama-sama baik pemerintah, BUMN dan swasta." katanya.

Meski begitu, Presiden mengakui dibeberapa daerah penurunan tersebut tidak berlaku. Namun, Ia yakin bahwa dalam waktu dekat harga minyak goreng curah akan semakin terjangkau mendekati Rp 14.000 per liter.

Halaman:

Editor: Mufrod

Sumber: YouTube Sekertariat Presiden

Tags

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB

Inflasi melandai, momentum bagus jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:19 WIB