Momen Harkitnas, aktivis ajak masyarakat perang lawan korupsi Formula E dan kibarkan bendera putih

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:41 WIB
Satgas Pemburu Koruptor Fermula E (Sumber: Ibas, anggota Satgas Satgas Pemburu Koruptor)
Satgas Pemburu Koruptor Fermula E (Sumber: Ibas, anggota Satgas Satgas Pemburu Koruptor)

Hops.ID - Kelompok aktivis mengatasnamakan Satgas Pemburu Koruptor kembali berunjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan pada Jumat, 20 Mei 2022.

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap 20 Mei, mereka mengingatkan KPK untuk tetap gelorakan perang melawan laten korupsi khususnya dugaan korupsi Formula E.

"Dengan semangat kebangsaan, mari kita bersama-sama berantas virus dugaan korupsi Formula E ini. Tangkap para koruptor Formula E yang memakan uang rakyat," kata Koordinator Aksi Ali Ibrahim seperti yang Hops.ID terima dari Ibas, anggota Satgas Pemburu Koruptor pada 20 Mei 2022.

Baca Juga: Said Didu dorong Kejagung ungkap sosok kuat di belakang Lin Che Wei yang terlibat kasus korupsi minyak goreng

Mereka juga melakukan aksi teatrikal kibarkan bendera putih sebagai pengingat agar para koruptor menyerahkan diri kepada KPK dan menyuruh penyelenggara Formula E lebih baik menyerah, tidak melanjutkan pagelaran balap mobil listrik tersebut yang sangat dipaksakan.

"Sponsor belum jelas, padahal waktu penyelenggaraan kurang dari satu bulan. Logo tak nampak, atau jangan-jangan sponsor gaib. Penjualan tiket pun juga kebingungan, yang beli masih minim. Sudah kibarkan bendera putih saja, koruptor juga bisa menyerahkan diri ke KPK," kata Ali.

Dia juga menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diduga telah menyalahi aturan memberikan surat kuasa kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Achmad Firdaus untuk meminjam uang di Bank DKI dalam pembayaran commitment fee Formula E. Padahal, kata dia, seharusnya untuk meminjam uang di Bank DKI diputuskan DPRD DKI.

Baca Juga: Aksi sujud syukur BKR usai Kejagung tetapkan lagi tersangka mafia minyak goreng: Bekas abdi Airlangga Hartarto

"Rumor yang beredar Bank DKI mentransfer commitment fee langsung ke Formula E. Ada indikasi bahwa hubungan kerjasama PT Jakpro dengan Federation Internasional Automotive (FIA) Formula E dikendalikan seorang calo berkebangsaan Jerman yang tinggal di Singapura bernama Marcus John," katanya memaparkan.

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Satgas Pemburu Koruptor

Tags

Artikel Terkait

Terkini