Ekstrimis Israel serukan bongkar kubah batu di kompleks Al Aqsa untuk jadi kuil Yahudi

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:29 WIB
Hamas kecam organisasi sayap kanan Israel yang serukan pembongkaran Kubah Batu di kompleks Al-Aqsa, sebut provokasi umat Islam (Pixabay)
Hamas kecam organisasi sayap kanan Israel yang serukan pembongkaran Kubah Batu di kompleks Al-Aqsa, sebut provokasi umat Islam (Pixabay)

Hops.ID – Sebuah organisasi sayap kanan Israel bernama Lehava mengunggah postingan kontroversial yang memuat seruan untuk membongkar Kubah Batu (Dome of the Rock) atau Kubah Shakhrah di komplek Al Aqsa demi membangun kuil bagi Yahudi.

Sebagai Informasi, Kubah Shakhrah merupakan bangunan segi delapan yang berkubah emas dan berdiri di tengah komplek Masjid Al Aqsa. Di dalam Kubah ini terdapat batu Ash-Shakhrah yang menjadi tempat suci bagi umat Islam dan Yahudi. Bersama Masjid Al Qibli, Kubah Shakhrah menjadi bangunan utama di komplek Masjid Al Aqsa.

Seruan penghancuran Kubah Batu di Al Aqsa ini diungkapkan oleh pemimpin Lehava, Bentzi Gopstein yang meminta para pemukim Yahudi Israel untuk berkumpul dan melakukan pembongkaran situs suci umat Islam tersebut, nanti pada tanggal 29 Mei.

Baca Juga: Ikut viral, video lama Rina Nose bak tampar balik UAS dengan jawab telak begini

Tanggal 29 Mei dipilih karena hari itu bertepatan dengan perayaan Hari Yerusalem, hari libur  Israel yang jatuh pada tanggal 28 lyar dalam kalender Ibrani. Hari Yerusalam nampak begitu spesial karena merupakan perayaan tahunan atas keberhasilan pasukan Israel mencaplok wilayah Palestina pada 1967 setelah enam hari berperang. Meski sangat jelas jika hal ini merupakan pelanggaran atas hukum internasional.

“Hari Yerusalem yang jatuh pada 29 Mei adalah hari pembongkaran Dome of the Rock akan dimulai," tulis Gopstein seperti dikutip Hops.ID dari laman Middle East Eye pada Jumat 20 Mei 2022.

Seruan pembongkaran ini juga diunggah bersama sebuah poster yang menampilkan gambar eskavator di samping puing-puing Kubah Batu Al Aqsa. Poster tersebut bertuliskan “Kami datang untuk membongkar Dome of the Rock”.

Baca Juga: MU siap cuci gudang di bursa transfer musim panas, 10 pemain diprediksi bakal hengkang

Merespons seruan ini, Kementrian Luar Negeri Palestina mengecam keras kelompok Lehava dan menyebut mereka sebagai kelompok teroris Yahudi. Tak ketinggalan, Hamas juga turut melayangkan kecaman atas seruan penghancuran bangunan di kompleks Masjid Al Aqsa ini, kelompok tersebut juga mengibaratkan jika Israel sedang bermain dengan api.

Halaman:

Editor: Alfiyah Rizzy Afdiquni

Sumber: Middle East Eye, Hamas

Tags

Artikel Terkait

Terkini