Aturan Kemendagri soal penulisan nama penduduk di KTP: Tak boleh hanya 1 kata

- Senin, 23 Mei 2022 | 18:24 WIB
Ilustrasi nama 1 suku kata (Foto: Pexels/Arina Krasnikova)
Ilustrasi nama 1 suku kata (Foto: Pexels/Arina Krasnikova)

Hops.ID - Nama adalah hal penting bagi pasangan yang akan dikaruniai keturunan. Penentuannya pun biasanya berdasarkan berbagai faktor.

Mulai dari kesukaan terhadap sesuatu, penggabungan dari nama ayah dan ibunya, makna yang bagus, dan masih banyak lagi. Hingga terciptalah satu nama anak yang sempurna dan indah.

Namun, bagaimana jika sekarang nama penduduk ikut diatur oleh pemerintah? Sebenarnya apa ya korelasi antara jumlah suku kata dengan pencatatan sipil? Simak penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: Masa bodoh disebut tak punya barang branded, Cinta Laura: Aku malah stress kalau belanja

Mendagri larang nama anak hanya 1 kata

Di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (PerMenDagri) No. 73 Tahun 2022 mengenai Pencatatan Nama di Dokumen Kependudukan, Tito Karnavian selaku Mendagri baru saja menetapkan aturan baru.

Aturan tersebut adalah larangan memberikan nama anak hanya dengan 1 kata saja. Jadi, nantinya di dalam dokumen identitas diri, seperti KTP, kartu keluarga, dan dokumen pencatatan sipil lainnya nama anak minimal wajib dua suku kata.

Peraturan Mendagri tersebut menurut pernyataan dari Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrullah berlaku bagi anak yang baru lahir. Sedangan penduduk yang memiliki satu suku kata nama sebelum terbitnya aturan ini masih diperbolehkan.

Baca Juga: China disebut bakal serang Taiwan, AS pasang badan siap kirim pasukan

“Bila sudah punya nama sebelum Permendagri ada, maka tetap berlaku nama tersebut,” ujar Zudah Arif Fakrullah dikutip Hops.ID melalui Telegram CloseTheDoor pada tanggal 23 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini