KSP Rumadi Ahmad ungkap data UAS sudah ditolak masuk 6 negara, mulai dari Hong Kong hingga Inggris

- Kamis, 26 Mei 2022 | 12:54 WIB
Ustaz Abdul Somad alias UAS (Instagram @ustadzabdulsomad_official)
Ustaz Abdul Somad alias UAS (Instagram @ustadzabdulsomad_official)

Hops.ID – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Rumadi Ahmad membeberkan bahwa ternyata Ustaz Abdul Somad alias UAS sudah beberapa kali ditolak masuk oleh sejumlah negara dunia.

“Singapore ternyata bukan satu-satunya negara yang pernah menolak UAS masuk ke negara tersebut. Sebagaimana dilansir media ada beberapa negara yg lain,” ujar Rumadi Ahmad melalui akun Twitter pribadinya, dilansir Hops.ID pada Kamis, 26 Mei 2022.

Rumadi Ahmad menulis sederetan negara yang pernah menolak masuk UAS, beserta alasannya. Dia memulai saat UAS dideportasi dari Hong Kong pada Desember 2017 silam.

Baca Juga: Getarkan panggung Coachella 2022, ternyata ini alasan mulia Niki bawakan lagu Sempurna

“1. Hong Kong negara pertama yang menolak UAS pada Desember 2017. UAS berencana menggelar dakwah untuk TKI di negara itu sebelum dideportasi imigrasi Hong Kong,” tulisnya.

Kemudian, pada tahun 2018, UAS sempat dideportasi oleh Timor Leste karena dugaan terlibat terorisme.

“2. Timor Leste 2018 karena menduga sang ustaz terlibat terorisme. Ini dugaan Timur Leste. Memang secara hukum UAS belum pernah terlibat dan diadili kasus terorisme,” sambungnya.

Baca Juga: Pernikahan adik Presiden Jokowi, Idayati dengan Anwar Usman, begini persiapan jelang akad

Selanjutnya, Rumadi mengatakan bahwa Belanda pernah mendeportasi UAS tahun 2019 yang terkait dengan Swiss. Saat itu, UAS dideportasi melalui negara Asia, Thailand.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Twitter

Tags

Terkini