Rocky Gerung: Dusta adalah aktivitas utama politik Indonesia, bukan kebenaran

- Minggu, 29 Mei 2022 | 06:55 WIB
Rocky Gerung soroti pidato Presiden Jokowi (Sumber foto: instagram.com/@rockygerung.ofc)
Rocky Gerung soroti pidato Presiden Jokowi (Sumber foto: instagram.com/@rockygerung.ofc)

Menilik motto tersebut, kata ahli filsuf ini, politik Indonesia tak berbasis pada Veritas.

“Apakah politik kita berbasis pada prinsip pertama tadi, Veritas (Kebenaran). Gak ada, dusta adalah aktivitas politik utama kita, Indonesia, bukan kebenaran,” tuturnya.

Baca Juga: Resep bakwan ala Jepang yang krispi dan unik, beda banget sama yang biasa!

Motto kedua, Probitas (Kejujuran) juga tak diterapkan di politik Indonesia karena manipulasi adalah aktivitas utama politik Tanah Air.

“Prinsip kedua, Probitas (Kejujuran), gak ada juga. Karena manipulasi adalah aktivitas utama politik kita,” ucapnya.

Sama halnya dengan Veritas dan Probitas, Iustitia (Keadilan) juga tidak diterapkan di Indonesia.

Baca Juga: Selain drone pendeteksi thermal, tim SAR Swiss juga gunakan alat ini ketika mencari Eril

“Iustitia (Keadilan) juga gak ada. Karena disparitas naik terus tuh,” imbuh Rocky yang sempat menjadi Dosen di UI.

Lebih lanjut, Rocky mengatakan bahwa orang ingin melihat Indonesia dengan ‘kategori’ baru. Misalnya, agama yang masuk ke dalam politik.

“Jadi kita mau coba lihat Indonesia dengan kategori baru. Body Indonesia warga negara yang menginginkan dalil agama itu imperatif, agama itu masuk dalam politik. Ya sah, karena memang begitu. Aspirasi itu bisa dititipkan oleh partai, lewat keyakinan, (dan) segala macam,” tandasnya. ***

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Youtube Refly Harun

Tags

Artikel Terkait

Terkini