Gubernur Aceh setop kegiatan Dubes India di wilayahnya, buntut politisi BJP hina Nabi Muhammad

- Kamis, 9 Juni 2022 | 16:04 WIB
Gubenur Aceh stop kegiatan dubes India setelah dua politisi hina Nabi Muhamad (Pikiran Rakyat/Instagram @novairiansyah)
Gubenur Aceh stop kegiatan dubes India setelah dua politisi hina Nabi Muhamad (Pikiran Rakyat/Instagram @novairiansyah)

Hops.ID – Kasus penghinaan Nabi Muhamad yang dilakukan politisi India berbuntut panjang.

Jika sebelumnya kasus penghinaan ini menyebabkan banyak negara muslim melakukan protes diplomatik ke India, kini giliran Dubes India di Aceh yang diminta untuk mengakhiri kegiatan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubenur Aceh, Nova Iriansyah melalui akun Twitter resminya pada 8 Juni lalu, setelah hinaan terhadap Nabi Muhamad ramai dibicarakan.

Gubenur Aceh tersebut mengatakan bahwa ia akan menyuruh staffnya mengakhiri kegiatan Dubes India di Aceh.

Menurut Nova, sebagai wilayah yang menerapkan syariat Islam, Aceh tak bisa mentoleransi ucapan dua politisi asal India yang menghina nabi Muhamad beserta istrinya.

Baca Juga: Di pusara mendiang Olga Syahputra, Chand Kelvin kenang momen hatinya teriris melihat orang miskin

“Saya sudah minta dinas teknis dan staff khusus untuk mengakhiri kegiatan Dubes India di Banda Aceh. Sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam kita keberatan sekali terhadap pernyataan dua orang politisi India dan partai penguasa yang menghina Islam dan Nabi Muhammad,” tulis Gubenur Nova melalui akun Twitter resminya.

Pernyataan ini menambah daftar protes yang turut dilakukan oleh pemerintah Indonesia atas tindakan penghinaan ini.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia, Indonesia memang sempat memanggil Duta Besar India di Jakarta serta melayangkan kecaman melalui kementrian luar negeri.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Channel News Asia, The Guardian, Akun Twitter @niriansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penjajakan KIB makin intensif dilakukan

Jumat, 23 September 2022 | 17:32 WIB