Loyalis Ganjar bongkar manuver politik Demokrat usai Jokowi kumpulkan 7 ketum partai, ini analisisnya

- Kamis, 16 Juni 2022 | 17:27 WIB
Ketum Demokrat, AHY (Demokrat.or.id)
Ketum Demokrat, AHY (Demokrat.or.id)

Hops.ID - Pegiat media sosial sekaligus loyalis Ganjar Pranowo, Jhon Sitorus melontarkan komentar monohok terhadap manuver Partai Demokrat.

Jhon Sitorus  menilai Demokrat selama ini bermain di dua kaki antara mendukung Jokowi dan Prabowo.

Menurut Jhon Sitorus, permainan politik Demokrat cenderung tidak teguh pendirian alias abu-abu.

Hal itu diungkapkan Jhon Sitorus usai mengetahui Demokrat tidak masuk dalam pertemuan Jokowi bersama 7 ketua umum partai di Istana Merdeka.

Baca Juga: Siap-siap SBY dan AHY ditinggalkan kader Demokrat, Nia Megalomania : pasti kenyataan ini bikin nyesek

Demokrat adalah partai paling menjijikkan dalam politik masa kini. Statusnya tidak pernah jelas, selalu abu-abu,” tulis Jhon Sitorus melalui twitternya @Miduk17, dikutip pada Kamis, 16 Juni 2022.

Tak sampai di situ, Jhon Sitorus juga membuka kedok manuver Demokrat. Menurutnya, selama ini partai berlambang Mercy itu berjalan di dua kaki, antara mendukung Jokowi maupun Prabowo.

“Di Pilpres, kakinya bahkan tidak jelas ada di mana. Sebelah ada di Jokowi, sebelah ada di Prabowo walau deklarasi untuk Prabowo,” ungkapnya.

Baca Juga: SBY disorot gegara TVRI pada masanya dinilai beri panggung pengasong khilafah, beda dengan era Jokowi

Sayangnya, kata Jhon Sitorus, selama mendukung Prabowo, Demokrat tidak berbuat banyak.

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: twitter @Miduk17

Tags

Artikel Terkait

Terkini