Gus Miftah tanyakan agama rendang, Ustaz Adi Hidayat beri jawaban menohok: Pertanyaan tidak berfaedah

- Senin, 20 Juni 2022 | 06:35 WIB
Ustaz Adi Hidayat berikan cara mudah jika ingin dapatkan malam Lailatul Qadar (YouTube/Shiratal Mustaqim)
Ustaz Adi Hidayat berikan cara mudah jika ingin dapatkan malam Lailatul Qadar (YouTube/Shiratal Mustaqim)

Hops.ID - Polemik pertanyaan yang dilontarkan oleh Gus Miftah mengenai sejak kapan rendang mempunyai agama menuai sorotan publik, khususnya warganet.

Pertanyaan tersebut dilatarbelakangi viralnya warung makan yang menjual rendang non halal yang terbuat dari babi.

Sebelum melontarkan pertanyaan itu, Gus Miftah mengucapkan terima kasih kepada penjual makanan yang telah memberikan label non halal pada makanan haram.

Lebih lanjut, Gus Miftah kemudian memberikan saran kepada umat muslim untuk tidak membeli makanan haram tersebut.

"Ketika melihat makanan non halal yang kita lakukan jangan emosi cukup nggak usah dibeli," kata Gus Miftah dikutip Hops.ID dari kanal Youtube HENDRI OFFICIAL.

Baca Juga: Bayarin DP Lamborghini Rp1 miliar, Denise Chariesta gandeng Razman Arif Nasution lihat mobil baru

Setelah menyampaikan hal tersebut, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta itu melontarkan pertanyaan dengan diiringi senyuman.

"Eeh ngomong-ngomong, sejak kapan rendang punya agama?" kata Gus Miftah.

Menanggapi pertanyaan sejak kapan rendang punya agama tersebut, Ustadz Adi Hidayat atau UAH angkat bicara.

Menurut pendiri Quantum Akhyar Institute itu, mempertanyakan agama rendang bukanlah hal yang berfaedah. Sama halnya dengan mempertanyakan kewarganegaraan batik atau angklung yang sudah identik dengan Indonesia. 

"Sejak kapan rendang itu punya agama? Sejak batik, calung, angklung punya kewarganegaraan. Kalau batik diklaim Malaysia mau tidak?... Itu pertanyaan yang tidak berfadah karena memang itu sudah menjadi bagian yang melekat," kata UAH dilansir dari kanal YouTube HENDRI OFFICIAL pada Senin, 20 Juni 2022. 

Baca Juga: Ribetnya Razman Nasution, sudah dibawakan mobil Lamborghini oleh Denise Chariesta tapi mau investigasi hal ini

Kemudian Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa segala sesuatu yang sudah dikenal dan melekat itu sudah menjadi hukum. Oleh karena itu, hal yang berbeda dari norma adat akan dianggap menyimpang.

Lebih lanjut, pengasuh Pondok Pesantren al-Qur'an al-Hikmah ini menyebutkan bahwa rendang merupakan produk masyarakat Minang yang mengenal falsafah adat 'bersanding syara, syara berbanding kitabullah'.

Oleh sebab itu, setiap yang keluar dari Minang melekat dengan syariat Islam termasuk makanan sekalipun.

"Jadi jangan tanyakan tentang agamanya, kalau bertanya tentang agamanya pada makanan, itu pertanyaan kurang kerjaan," kata Ustadz Adi Hidayat.***

Editor: Nariyati

Sumber: YouTube HENDRI OFFICIAL

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Transformasi ekonomi digital mesti infrastruktur dan SDM

Kamis, 29 September 2022 | 20:46 WIB

Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya

Kamis, 29 September 2022 | 19:59 WIB