Imbas sanksi barat ke Rusia, pembelian batubara di India meningkat terkait adanya diskon

- Senin, 20 Juni 2022 | 11:08 WIB
Pembelian batubara oleh negara Rusia di India meningkat (Source foto:Pixabay stafichukanatoly)
Pembelian batubara oleh negara Rusia di India meningkat (Source foto:Pixabay stafichukanatoly)

Hops.ID - Pembelian batubara yang dilakukan oleh negara Rusia di India diketahui meningkat karena para pedagang batubara menawarkan diskon hingga 30% dalam beberapa pekan terakhir.

Seperti diketahui saat ini, Rusia sedang menghadapi sanksi barat atas invasi ke Ukraina. Rusia juga memperingatkan Uni Eropa terhadap sanksi batu bata pada bulan April.

Uni Eropa juga akan memaksa negara anggota untuk mengakhiri kontrak batubara dengan Rusia pada pertengahan Agustus mendatang.

Baca Juga: Rara pawang hujan sindir Deddy Corbuzier: Kalau tak percaya peramal harusnya jangan mau promosikan aku

India hingga saat ini tidak memberikan sanksi karena telah lama memiliki hubungan politik dan keamanan dengan Rusia.

Bahkan New Delhi berpendapat jika memberikan sanksi ke Rusia akan berdampak terhadap perekonomian dunia hingga memicu terjadinya inflasi atau kenaikan barang dan merugikan konsumen.

Para pejabat AS mengatakan kepada India bahwa tidak ada larangan impor energi dari Rusia, namun saat ini Eropa berusaha menghindari perdagangan dengan Moskow sehingga menyebabkan banyak orang India membeli batu bara Rusia dalam jumlah besar meski biaya pengirimannya sangat tinggi.

Baca Juga: Hakim: Juliari Batubara menderita dimaki dihina rakyat, tapi tak ksatria sembunyi tangan

Menurut data Pemerintah India, Pembelian batu bara di negaranya pada saat ini telah meningkat lebih dari 6 kali lipat dalam 20 hari hingga terhitung pada Rabu, 15 Juni 2022, mereka mendapatkan US$331,17 juta atau setara dengan Rp4,9 triliun daripada periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman:

Editor: Wefni Azlen

Sumber: wionews.com, bullstrade.in

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB

Inflasi melandai, momentum bagus jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:19 WIB