Rusia beberkan nasib 7000 tentara asing yang berjuang di Ukraina, hampir dua ribu personel tewas

- Senin, 20 Juni 2022 | 11:35 WIB
Rusia beberkan nasib ribuan tentara asing yang berjuang di Ukraina. (Twitter TASS)
Rusia beberkan nasib ribuan tentara asing yang berjuang di Ukraina. (Twitter TASS)

Hops.ID – Sejak dimulainya perang Rusia dengan Ukraina pada 24 Februari lalu, ribuan personel tentara asing mulai berdatangan dari berbagai negara. Tetapi, belum lama ini, Rusia membeberkan bagaimana nasib tentara-tentara asing yang turut bertempur itu.

Menurut keterangan Jubir Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, sejak awal invasi, sejumlah 6.956 personil bayaran tiba di Ukraina. Mereka semua merupakan tentara asing yang berasal dari 64 negara.

Pada pernyataanya hari Jumat 17 Juni 2022 lalu, Igor Konashenkov menyebut bahwa sekitar 1.956 dari jumlah tentara asing yang berjuang di Ukraina kini telah tewas. Data ini juga dapat diakses oleh publik melalui situs Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca Juga: Bikin bangga, grup kasidah asal Semarang Nasida Ria sukses getarkan panggung Jerman

“Secara keseluruhan, pada 17 Juni 2022, dalam daftar kami terdapat tentara bayaran dan spesialisasi operasi senjata dari 64 negara sejak dimulainya operasi militer khusus, 6.956 personel tersebut telah tiba di Ukraina," ungkap Konashenkov yang diunggah oleh laman TASS seperti dikutip Hops.ID pada Senin 20 Juni 2022.

"1.956 diantaranya telah terbunuh dan 1.779 pergi. Untuk saat ini 3.221 tentara bayaran masih hidup, belum tertangkap ataupun belum mencapai perbatasan Ukraina,” tambahnya.

Menurutnya, Rusia selalu mencatat dan melacak setiap kedatangan tentara bayaran di Ukraina.

Baca Juga: Meski sudah minta maaf soal meme stupa mirip Jokowi, begini kata Guntur Romli saat sentil Roy Suryo

“Saat ini tidak hanya tentara bayaran, yang secara langsung mengambil bagian dalam peperangan sebagai bagian dari pasukan Ukraina, dimasukkan ke database kami. Kami juga menghitung instruktur yang datang untuk mengajar serta memberikan bantuan dalam operasi dan perbaikan senjata Barat yang dipasok untuk Ukraina,” ucap Konashenkov.

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Anadolu Agency, TASS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tim ahli KPK soal kelanjutan kasus Formula E

Rabu, 30 November 2022 | 11:16 WIB