Kejadian UAS ditolak masuk Singapura terjadi lagi, kini dialami oleh aktivis KAMI

- Senin, 20 Juni 2022 | 18:35 WIB
Singapura, foto: Pikiran Rakyat
Singapura, foto: Pikiran Rakyat

Hops.ID – Penolakan masuknya Warga Negara Indonesia (WNI) ke Singapura seperti mengulang kembali peristiwa yang dialami oleh Ustadz Abdul Somad (UAS).

Pengusiran kali ini dialami oleh Aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Anton Permana.

Anton Permana menceritakan kisahnya yang saat itu menemani bosnya ke Singapura namun dirinya ditolak oleh petugas imigrasi negeri singa tersebut pada hari Sabtu, 18 Juni 2022.

Baca Juga: Kenali kratom yang disebut narkotika oleh BNN, punya khasiat baik bagi tubuh dan keuntungan ekonomi tinggi

"Iya, itu sebuah pengalaman menarik nih karena saya ini kan udah 22 tahun tinggal di Batam, jadi Singapura tetangga kita itu ya. Saya ke Singapura itu bukan puluhan kali, mungkin ratusan kali," tutur Anton Permana di kanal YouTube, Hersubeno Point pada hari Minggu, 19 Juni 2022.

Kemudian Anton bercerita kisahnya yang ditolak oleh petugas imigrasi Singapura seperti peristiwa yang dialami oleh UAS.

"Jadi kejadiannya semalam itu jam 19.30 WIB ya, saya bersama teman, rekan bisnis saya, kita naik Ferry Majestic dari Batam Center dari terminal menuju ke pelabuhan Harbourfront Singapura," ujar Anton.

Baca Juga: Kisah 2 pebulutangkis Ukraina yang berlaga di Indonesia Open 2022 tanpa tiket pulang ke negaranya

Setibanya di Harbourfront, Anton menceritakan biasanya antrian pada imigrasi sangat panjang namun untuk malam itu tidak.

Halaman:

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengumuman Capres bisa kerek elektabilitas Parpol

Senin, 3 Oktober 2022 | 18:48 WIB