Eks Sesmenpora diperiksa KPK terkait dugaan korupsi Formula E, SDR: Kenapa Gubernur Anies tak dipanggil?

- Kamis, 23 Juni 2022 | 10:14 WIB
Eks Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto (Foto: Netralnews)
Eks Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto (Foto: Netralnews)

 

Hops.ID - Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menilai positif pemeriksaan mantan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Diperiksanya eks Sesmenpora akan chaos ini boleh dikatakan sebagai salah satu progres positif," kata Hari Purwanto, Kamis, 23 Juni 2022, seperti informasi tertulis diterima Hops.ID.

Namun, ia menyayangkan pemeriksaan yang justru tak menyasar pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan proyek ini.

Menurutnya, beberapa pihak yang berkaitan langsung dengan Formula E di antaranya Gubernur DKI, Dispora DKI, Bank DKI, panitia lokal Jakpro, dan pihak FEO sebagai penyelenggara internasional. 

"Namun, kami yakini itu sebagai teknis penyelidikan KPK dan kami percaya pada profesionalitas aparat di KPK," kata dia.

Baca Juga: Geruduk Bank DKI, massa gelar aksi teatrikal tuntut KPK panggil Anies Baswedan

Sebagai informasi, SDR sebelumnya melaporkan kasus dugaan korupsi Formula E ke KPK dan Polri. Hari Purwanto menyoroti pembayaran commitment fee (CF) Formula E Jakarta senilai Rp560 milyar. 

Sejak pertama kali dilaporkan, hingga kini Hari Purwanto masih menunggu perkembangan dari laporannya. 

"Saat ini belum ada update dari Bareskrim dan KPK terkait laporan kami. Kami memberikan waktu kepada kedua institusi untuk melakukan telaah terhadap laporan kami. Kami baru berencana meminta konfirmasi setelah 30 hari," kata dia.

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Suara, Harian Terbit, Studi Demokrasi Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengumuman Capres bisa kerek elektabilitas Parpol

Senin, 3 Oktober 2022 | 18:48 WIB