Takut diserang Rusia, Estonia minta NATO kirim 25.000 tentara usai wacana penghapusan wilayahnya dari peta

- Jumat, 24 Juni 2022 | 15:42 WIB
Hindari serangan Rusia, Estonia minta NATO kirim 25.000 tentara (Twitter @Kajakallas)
Hindari serangan Rusia, Estonia minta NATO kirim 25.000 tentara (Twitter @Kajakallas)

Hops.ID –  Usai wacana soal penghapusan wilayahnya dari peta, Estonia mengajukan permintaan ke NATO untuk mengirim pasukan ke wilayahnya beserta negara Baltik lain. Hal ini bertujuan demi mengamankan wilayah dari serangan Rusia.

Rencana NATO ini dibeberkan oleh Perdana Menteri Estonia, Kaja Kallas pada hari Rabu yang menyebut bahwa tiga negara Baltik akan lebih dahulu dibiarkan untuk diserang, sebelum kemudian NATO akan membebaskannya setelah 180 hari.

Tetapi, jika mengamati bagaimana kondisi perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki lebih dari 100 hari, maka menurut Kallas, hari ke-180 bagi negara Baltik adalah kehancuran.

Baca Juga: Konsumsi BBM Suzuki Ertiga hybrid terbaru, tembus 34 kilometer per liter

“Jika Anda membandingkan ukuran Ukraina dan negara-negara Baltik, maka itu berarti kehancuran total negara dan budaya kita,” ucap Kallas seperti dikutip Hops.ID dari laman Financial Times pada Jumat 14 Juni 2022.

“Bagi Anda yang pernah ke ibu kota Tallinn dan mengetahui kota tua kami dan berabad-abad sejarah yang ada di sini dan budaya yang ada di sini. Semuanya akan terhapus dari peta termasuk orang-orang kami, bangsa kami,” tambahnya merujuk pada rencana NATO.

Pernyataan perdana menteri Estonia ini muncul menjelang pertemuan puncak NATO di Madrid, selasa 28 Juni nanti.

Dalam pertemuan tersebut, NATO membahas soal rencana pertahanan yang berhubungan dengan konflik Rusia-Ukraina, termasuk di dalamnya soal bagaimana cara mempertahankan negara-negara Baltik.

Baca Juga: Fakta Holywings: Pemiliknya Hotman Paris Nikita Mirzani, pernah kena murka Lord Luhut

Halaman:

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Financial Times, LRT

Tags

Artikel Terkait

Terkini