Ade Armando minta sahkan saja nikah beda agama: Biar tak ada lagi yang terpaksa pindah agama

- Jumat, 24 Juni 2022 | 16:11 WIB
Ade Armando memberikan kritik keras kepada PDIP dan Puan Maharani yang memperlakukan Jokowi seperti terlihat pada video yang menjadi viral (Tangkapan layar video Cokro TV)
Ade Armando memberikan kritik keras kepada PDIP dan Puan Maharani yang memperlakukan Jokowi seperti terlihat pada video yang menjadi viral (Tangkapan layar video Cokro TV)

Hops.ID - Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua (PIS), Ade Armando, meminta MK sahkan nikah beda agama.

Ade Armando mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan judicial review terhadap sejumlah pasal dalam UU Perkawinan sehingga memberi ruang bagi nikah beda agama.

Menurut Ade Armando, dengan MK sahkan nikah beda agama, maka tidak ada lagi warga yang terpaksa pindah agama, karena keharusan aturan nikah wajib satu agama. Yuk simak yuk selengkapnya bestie Hopers alasan detailnya.

Tinjau ulang aturan nikah harus satu agama

Ade berpandangan perubahan UU Perkawinan diperlukan agar tidak ada lagi warga yang dipaksa mengubah agamanya demi bisa menikahi kekasihnya seperti praktik yang lazim terjadi di tengah masyarakat selama ini.

Baca Juga: Lewat operasi casear, begini perjuangan Regina Ivanova melahirkan Nathaniel Luigi Jayadi

PIS percaya setiap warga berhak untuk menikahi siapapun yang dicintainya tanpa harus mengorbankan agama yang diyakininya.

"Melangsungkan pernikahan dan memeluk agama seharusnya bukanlah dua hal yang saling meniadakan satu dengan yang lain. Karena itu, aturan yang mencederai hak-hak yang dijamin dalam konstitusi tersebut, harus ditinjau ulang,” kata Ade dalam pernyataannya di YouTube Gerakan PIS dikutip Hops.ID, Jumat 23 Juni 2022.

Realitasnya nih di tengah masyarakat, seringkali didapati perempuan dan laki-laki yang saling jatuh hati dan ingin melangsungkan perkawinan, meski masing-masing berbeda agama.

Apalagi, peluang perkawinan beda agama semakin besar, mengingat Indonesia adalah negara yang beragam budaya, etnis, dan agama.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: Youtube Gerakan PIS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Transformasi ekonomi digital mesti infrastruktur dan SDM

Kamis, 29 September 2022 | 20:46 WIB

Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya

Kamis, 29 September 2022 | 19:59 WIB