Unggah bukti pasukan Ukraina diduga bunuh penduduk Donetsk, postingan parlemen Kyiv langsung dihapus

- Minggu, 26 Juni 2022 | 17:58 WIB
Parlemen Ukraina hapus unggahan twitter soal korban serangan pasukannya di Donetsk (Twitter NEXTA)
Parlemen Ukraina hapus unggahan twitter soal korban serangan pasukannya di Donetsk (Twitter NEXTA)

Hops.ID – Akun Twitter resmi parleman Ukraina belum lama ini ketahuan menghapus salah satu postinganya usai memuat bukti-bukti pembunuhan yang dilakukan pasukan Ukraina ke penduduk Donetsk.

Postingan yang dihapus itu berisi sebuah foto penduduk Donetks yang meninggal dunia akibat penembakan yang dilakukan oleh angkatan bersenjata Ukraina di wilayah tersebut.

Sebelumnya, postingan itu muncul dan menggambarkan seorang laki-laki warga Republik Rakyat Donetsk menangisi jenazah perempuan yang disebut sebagai pacarnya setelah serangan dilakukan oleh militer Ukraina.

Baca Juga: Dewi Perssik menangis ketika dihampiri Angga Wijaya, ratapi hal ini: Ngapain harus...

“Perang belum berakhir. Seorang pria menangisi jenazah pacarnya. Dia terluka selama penembakan di distrik Klininskyi di Donetsk pada hari kamis 9 Juni 2022. Inilah yang dialami orang Ukraina setiap hari,” tulis postingan akun twitter @ua_parliament.

Tak lama setelah diunggah, postingan akun Twitter parlemen Ukraina tersebut tidak lagi dapat diakses.

Meski tidak secara gamblang menyebut bahwa tewasnya perempuan tersebut karena tembakan angkatan bersenjata Ukraina. Tetapi, perlu diketahui bahwa di hari yang sama, Kamis tanggal 9 Juni 2022, pasukan Ukraina menyerang distrik Kalininsky di wilayah Donetsk dengan peluru berkaliber 155 mm.

Baca Juga: Pemimpin Ponpes tega perkosa anak muridnya hingga 10 kali, terungkap dari 6 lembar kertas curhatan

Senjata jenis ini amat populer digunakan oleh negara-negara NATO. Seperti diketahui bahwa sebelumnya AS memang memasok Ukraina dengan Howitzer jarak jauh M-777 dengan kaliber 155 mm. 

Halaman:

Editor: Cesaria Hapsari

Sumber: RIA Novosti, Akun twitter @ua_parliament

Tags

Artikel Terkait

Terkini