Rusia gempur wilayah Lugansk, 2000 tentara Ukraina terperangkap, 41 dilaporkan menyerah sukarela

- Senin, 27 Juni 2022 | 10:00 WIB
Juru bicara kemhan Rusia beberkan 2000 tentara terperangkap usai serang Lugansk (Twitter MauriceSchleepen)
Juru bicara kemhan Rusia beberkan 2000 tentara terperangkap usai serang Lugansk (Twitter MauriceSchleepen)

Hops.ID – Tentara Rusia belum lama ini menggempur unit militer pasukan Ukraina di wilayah Lugansk pada sebuah operasi khusus. Serangan ini mentargetkan unit militer komunitas Gorskoye dan Zolotoye di wilayah Lugansk pada Jumat, 24 Juni 2022.

Juru Bicara Kementrian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov melaporkan dan memaparkan nama-nama batalyon yang turut terperangkap, dalam serangan yang berhasil mengepung 2.000 pasukan Ukraina di Lugansk

Dalam pengepungan kali ini, Rusia menyebut bahwa setidaknya terdapat empat batalyon yang terkepung di Luganks, termasuk di dalamnya pasukan asing yang ikut berperang demi Ukraina.

Baca Juga: YouTuber Ferry Irwandi sumbangkan adsense YouTube ke peserta UTBK yang terancam gagal kuliah

Mereka yang terperangkap adalah batalyon mekanis ke-3 dari brigade mekanik ke 24, batalyon penyerangan gunung ke-15 dari brigade penyerangan gunung ke-28, batalyon infanteri bermotor ke-42 dari brigade infanteri bermotor ke-57, batalyon ke 70 dari brigade pertahanan territorial ke-101 dan juga kelompok artileri brigade dari brigade infanteri bermotor ke-57. 

Menurut laporan Konashenkov, ketika dikepung tentara-tentara Ukraina ini mengalami kelelahan serta tak memiliki amunisi, sebab pasokan persenjataan dilaporkan sudah dihentikan.

“Sekitar 1.800 personel militer, 120 Nazi sektor kanan, hingga 80 tentara bayaran asing dan juga lebih dari 40 kendaraan temput lapis baja dan sekitar 80 senjata dan mortir,” ucap Konashenkov dikutip Hops.ID dari laman TASS, pada Jumat, 27 Juni 2022.

Baca Juga: Saipul Jamil mengaku diminta untuk jaga jarak dengan Dewi Perssik: Semua orang berhak dekat dengan Dewi

Ia menambahkan bahwa dari total tentara Ukraina yang terperangkap, terdapat 41 tentara yang kemudian menyerah secara sukarela setelah ber jam-jam terperangkap. Ia juga menceritakan ulang kesaksian para pasukan Ukraina yang tertangkap.

“Seperti yang dikatakan tawanan perang, kelompok tempur Ukraina kelelahan. Komando militer Ukraina yang lebih tinggi telah kehilangan komando dan kendali pasukan. Pasokan senjata, amunisi, bahan bakar, dan inventaris lainnya telah sepenuhnya dihentikan,” tutup Konashenkov

Halaman:

Editor: Nada Shofura Faradyana

Sumber: TASS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Transformasi ekonomi digital mesti infrastruktur dan SDM

Kamis, 29 September 2022 | 20:46 WIB

Apa itu peristiwa berdarah G30S/PKI? Ini penjelasannya

Kamis, 29 September 2022 | 19:59 WIB