Tutup Holywings, Anies tikung Wagub DKI: Apakah ada episode 2 kita tunggu

- Selasa, 28 Juni 2022 | 13:47 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Riza Patria (Foto: Tangkapan Layar YouTube Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Riza Patria (Foto: Tangkapan Layar YouTube Pemprov DKI Jakarta)

Holywings dicabut, bukan soal SARA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mencabut izin usaha seluruh outlet, 12 Holywings yang ada di Jakarta. 

Gerai Holywings di Jakarta Ditutup. Foto/Istimewa. (Foto/Istimewa.)

Baca Juga: Holywings ditutup, Razman Arif Nasution kasih nasihat: Sadarlah kau Hotman Paris, baca Alkitab

Pencabutan izin oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta tersebut berdasarkan rekomendasi dan temuan pelanggaran dari dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan gabungan bersama unsur DPPKUKM, DPMPTSP dan Satpol PP. Dari peninjauan gabungan tersebut, ditemukan beberapa pelanggaran yang menjadi dasar rekomendasi pencabutan izin.

"Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi," tulis Andhika dikutip dari rilis PPID Pemprov DKI Jakarta, Senin 27 Juni 2022. 

Baca Juga: Pameran PEVS sepi dari pabrikan mobil, tapi banjir produsen motor listrik

Sertifikat standar KBLI 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia yang harus dimililiki oleh operasional usaha bar yakni sebuah usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya. 

Penelusuran lebih lanjut, Holywings Group juga ternyata melanggar beberapa ketentuan dari DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, terkait penjualan minuman beralkohol di 12 outlet Holywings Group di DKI Jakarta. Di mana, pelaku usaha hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221 untuk pengecer minuman beralkohol, yang mana penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat. 

"Sedangkan, hasil pengawasan di lapangan, usaha tersebut (Holywings Group) melakukan penjualan minuman beralkohol untuk minum di tempat yang secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C dengan PB- UMKU KBLI 56301," jelas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo.

Halaman:

Editor: Amal Nur Ngazis

Sumber: PPID DKI Jakarta, Twitter @kurawa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penjajakan KIB makin intensif dilakukan

Jumat, 23 September 2022 | 17:32 WIB