Ambisi Surya Paloh hentikan politik identitas dikhawatirkan pengamat, disebut bullshit, ini alasannya

- Rabu, 29 Juni 2022 | 06:49 WIB
Surya Paloh disebut omong kosong narasikan ambisi kubur polarisasi dan politik identitas. (Instagram @firman_ardhan)
Surya Paloh disebut omong kosong narasikan ambisi kubur polarisasi dan politik identitas. (Instagram @firman_ardhan)

“Sekarang ngomong begitu saat bertarung sebaliknya,” tambah M. Qodari.

M. Qodari mengatakan, sebenarnya semua pihak sama-sama memiliki gambaran dan prediksi yang sama, di mana ancaman polarisasi dan politik identitas akan lebih ekstrim.

Baca Juga: Misi Rahasia SBY dan JK terbongkar, Anies-AHY jadi pertaruhan, pengamat sebutkan fakta politik ini

“Jadi menurut saya, kita sudah tahu apa yang terjadi di Pilpres 2024,” ungkapnya.

Sebab itu, M. Qodari mewanti-wanti semua pihak untuk mencegah terjadinya hal-hal tersebut.

“Kita harus berbuat sesuatu untuk mencegah itu terjadi karena inilah hidup kita,” ulasnya.

Sementara itu, pegiat media sosial, Mazdjo Pray, menentang ambisi Surya Paloh duetkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 atas dalih untuk menekan polarisasi dan politik identitas dengan tagline ‘duet pemersatu banga.’

Baca Juga: SBY diceramahi agar berhenti urus pilpres 2024, tawarkan jadi negarawan hingga hidup tenang no baperan

"Duet tersebut kata Surya Paloh demi menghentikan polarisasi. Ini pendapat yang aneh. Masak mau menghentikan polarisasi malah ngajak sumber masalah polarisasi untuk jadi capres," katanya, dikutip dari kanal Youtube 2045 TV.

"Kalau mau menyelesaikan masalah polarisasi, mau membuat persatuan lebih konkrit, mulailah menghadirkan capres-capres yang bersih dari pengaruh polarisasi, capres yang jauh dari radikalis," tegas dia lagi.***

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Warta Ekonomi, Kanal Youtube 2045 TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KIB disarankan majukan Capres dari hasil Konvensi

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:31 WIB

Ekonom apresiasi keberlanjutan Program Pra Kerja

Selasa, 4 Oktober 2022 | 21:51 WIB