Sebelum Anies Baswedan lengser, Amir Hamzah desak kasus Formula E harus segera dituntaskan

- Rabu, 29 Juni 2022 | 07:52 WIB
SAPU desak KPK tak berlama-lama umumkan hasil penyelidikan Formula E (Sumber: SAPU)
SAPU desak KPK tak berlama-lama umumkan hasil penyelidikan Formula E (Sumber: SAPU)

Hops.ID - Amir Hamzah, pengamat kebijakan publik, mendesak supaya persoalan Formula E harus diselesaikan secara tuntas sebelum hari terakhir atau lengsernya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berkantor di Merdeka Selatan.

"Anies sudah akan mengakhiri jabatannya pada Oktober nanti maka semua masalah yang berkaitan dengan Formula E maupun yang menyangkut penugasan pada PT Jakpro sudah harus diselesaikan secara tuntas sebelum hari terakhir Anies berkantor di Merdeka Selatan," kata Amir Hamzah seperti informasi tertulis yang diterima Hops.ID pada Rabu, 28 Juni 2022.

Namun demikian, menurut Amir Hamzah, harus diketahui yang menjadi pandangan pro kontra belakangan ini sama sekali bukan menyangkut penyelenggaraan Formula E sebagai agenda kegiatan.

Baca Juga: Pemeriksaan mantan Sesmenpora oleh KPK buka harapan kelanjutan penyelidikan korupsi Formula E

Apalagi agenda tersebut sudah dilaksanakan ditambah lagi berbarengan dengan itu audit BPK tentang LHP TA 2021, yang menyatakan pergelaran Formula E layak dilaksanakan.

"Karena itu maka kesimpulan BPK tentang kelayakan penyelenggaraan Formula E tidak boleh menjadi penghalang bagi KPK untuk menyelesaikan masalah pendanaannya sampai tuntas," katanya.

Selain itu, tambahnya, menyangkut sisa pembayaran fee sebesar Rp90,7 miliar harus menjadi perhatian khusus untuk menuntaskan penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga: Uya Kuya dan Richard Lee klarifikasi mengenai permasalahannya, Razman Nasution: Hanya akan bicara tentang...

"Selama ini kita mendapat informasi bahwa penyelenggaraan gelaran Formula E adalah merupakan buah kerjasama antara PT Jakpro dengan FEO (B to B)," ujar Amir Hamzah.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Sapu Lawan Koruptor

Tags

Artikel Terkait

Terkini