Deddy Corbuzier pertanyakan mengapa Muhammad dan Maria dipersoalkan di Holywings, Polri beri jawaban

- Kamis, 30 Juni 2022 | 09:11 WIB
Deddy Corbuzier pertanyakan mengapa nama Muhammad dan Maria jadi masalah di Holywings, Humas Polri beri jawaban begini. (Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)
Deddy Corbuzier pertanyakan mengapa nama Muhammad dan Maria jadi masalah di Holywings, Humas Polri beri jawaban begini. (Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo)

Hops.ID – Kasus promosi minuman keras oleh Holywings Indonesia yang menggunakan nama Muhammad dan Maria masih terus ramai diperbincangkan.

Dikutip Hops.ID dari laman Tribata News pada Kamis, 30 Juni 2022, saat ini memang pihak kepolisian telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Tetapi, kasus soal nama Muhammad dan Maria yang menjadi masalah di Holywings masih meninggalkan banyak pertanyaan.

Misalnya, seperti sebuah pertanyaan yang dilayangkan Deddy Corbuzier melalui podcastnya kepada Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Dr Dedi Prasetyo. Saat, itu Deddy Corbuzier mempertanyakan bagaimana nama Muhammad dan Maria dalam kasus Holywings bisa dipersoalkan.

Baca Juga: Dream Theater bakal konser di Solo 10 Agustus, tiket mulai bisa dibeli 1 Juli 2022

Pasalnya, nama ini merupakan nama yang umum dipakai dan tidak selalu merujuk kepada nabi serta orang-orang suci.

“Kan bisa saja secara hukum saya (mereka) akan mengatakan ‘loh Muhammad itu kan bukan hanya nabi’ banyak orang menggunakan nama Muhammad dan Maria. Lalu bagaimana cara menangani hal seperti ini?” tanya Deddy Corbuzier

Menjawab pertanyaan ini, Dedi Prasetyo mengatakan bahwa meski memang hal ini  bisa ditafsirkan secara luas tetapi, dalam perspektif hukum khususnya Polres Jakarta Selatan, sudah mempertimbangkan keterangan saksi-saksi ahli.

Baca Juga: Potret jadul Venna Melinda, mantan Putri Indonesia yang kini jadi istri Ferry Irawan

Selain harus terpenuhinya unsur perbuatan melawan hukum, Kadiv Humas Polri juga menekankan bahwa niat atau motivasi dari perbuatan yang telah dilakukan juga menjadi kategori yang dinilai oleh penyidik.

“Penafsiran hukum seperti itu mungkin bisa ditafsirkan dengan sangat luas ya. Tapi, dalam perspektif penegak hukum khususnya perspektif penyidik Polres Jakarta Selatan. Sudah boleh dikatakan mendengarkan keterangan saksi ahli,” ucap Kadiv Humas Polri saat hadir dalam podcast Deddy Corbuzier.

Halaman:

Editor: Mufrod

Sumber: Podcast Deddy Corbuzier, Tribata News

Tags

Artikel Terkait

Terkini