Heboh kasus Holywings, media Israel ikut soroti nama Muhammad dan Maria, kutip pendapat ahli: Konyol

- Kamis, 30 Juni 2022 | 09:48 WIB
Media Israel turut soroti kasus Holywings, singgung penggunaan nama Muhammad dan Maria. (Instagram @holywingsindonesia)
Media Israel turut soroti kasus Holywings, singgung penggunaan nama Muhammad dan Maria. (Instagram @holywingsindonesia)

Hops.ID – Ramainya perbincangan soal kasus Holywings ternyata turut di sorot oleh media asal Israel, The Jerusalem Post yang menyinggung soal penggunaan nama Muhamamad dan Maria dalam promosi minuman kKeras.

Dalam sebuah berita berjudul  “Indonesia bar chain shut down or blasphemous free drink promotion’, media asal Israel tersebut menuliskan soal dicabutnya izin beroperasi Holywings atas kasus penistaan agama usai menggunakan nama Muhammad dan Maria dalam promosi minuman gratis.

Tak lupa, artikel bikinan media Israel ini juga memuat kronologi kasus Holywings yang bermula dari unggahan media sosial yang akhirnya dihapus.

Di mana unggahan itu berisi promosi gratis minuman keras untuk laki-laki yang bernama Muhammad dan perempuan bernama Maria setiap hari Kamis.

Baca Juga: Deddy Corbuzier pertanyakan mengapa Muhammad dan Maria dipersoalkan di Holywings, Polri beri jawaban

Tetapi, artikel yang dipublikasikan juga memuat analisis seorang peneliti hak asasi manusia, Andeas Harsono yang mengatakan bahwa undang-undang soal penistaan agama yang kini mulai mengatur aktivitas online dinilai menjadi semakin berbahaya

“Enam orang ini hanya melakukan promosi alkohol, mungkin konyol di negara yang semakin Islami ini, tetapi tidak ada kejahatan sama sekali menurut standar internasional,” ucap Andreas Harsono, seperti dikutip Hops.ID dari laman The Jerusalem Post pada Kamis, 30 Juni 2022.

Menyoroti undang-undang penistaan agama ini, The Jerusalem Post menulis bahwa undang-undang ini kerap digunakan kepada mereka yang dianggap telah menghina Islam.

Baca Juga: Venna Melinda curhat kehidupan rumah tangganya dengan Ferry Irawan, romantisme itu bikin awet muda

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: The Jerusalem Post

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengumuman Capres bisa kerek elektabilitas Parpol

Senin, 3 Oktober 2022 | 18:48 WIB