Viral video aksi pelaku pembunuhan sebelum membuang korban ke kali Pesanggrahan, begini kronologinya

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 11:17 WIB
rekaman cctv  yang memperlihatkan pelaku dengan membawa korban dengan troli (instagram.com/merekamjakarta)
rekaman cctv yang memperlihatkan pelaku dengan membawa korban dengan troli (instagram.com/merekamjakarta)



Hops.ID - Terekam dalam CCTV keadaan sebuah ruko di kawasan Jalan RS Fatmawati, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan pada selasa, 28 juni 2022.

Terlihat dalam rekaman video tersebut seorang pria, diketahui bernama Muhammad Rizki Ikmi (18) yang menjadi tersangka pembunuhan temannya Aples Bagus Trion Langgeng (21) sehari sebelumnya.

Dalam video tersebut, Rizki mendorong sebuah troli berisi mayat Aples yang dibungkus oleh kantong plastik sampah. Mayatnya yang terbentang membuat Rizki perlu menyingkirkan gerobak yang menghalangi.

Baca Juga: Bukan hanya sebagai fasilitas ibadah, 4 masjid ini menjadi syiar Islam hingga pusat kegiatan umat muslim

Setelah beberapa saat, Rizki kembali dan membawa karung, handuk, alat mandi dan motor Aerox milik korban pembunuhan.

Pelaku MRI, pelaku pembunuhan korban ABTL lantaran sakit hati (instagram.com/merekamjakarta)


Rizki membawa korban dengan meletakannya melintang dengan motor untuk dibawa ke kali pesanggrahan, Jakatra Selatan. Saat ini Rizki dijerat pasal 365 KUHP dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Tim Subdit Resmob Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya  di bawah pimpinan Kasubdit Resmob AKBP Zandik Husein, Kanit 5 AKP Dimitri, Katimsus 1 Iptu Rosbana, dan Ipda Aditya menangkap terduga pembunuh MRI terhadap Aples yang ditemukan di kali Pasanggrahan.

Baca Juga: Labuan Bajo, sepetak surga dan konflik agraria atas nama pembangunan pariwisata premium kelas dunia

Kepada Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan bahwa MRI ditanggap pada rabu, 29 Juni 2022 di penginapan kawasan Kedunghalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mayat Aples sebelumnya ditemukan oleh operator alat berat ketika hendak membersihkan kali Pesanggrahan, Aples ditemukan terbungkus plastik sampah dan karung terlihat luka di bagian leher korban.

Aples dan Rizki merupakan teman yang sama-sama berasal dari Lampung, diketahui Aples sudah sering datang ke kamar Rizki yang berukuran sekitar 3x4 meter untuk menginap.

Baca Juga: Resep teh lemon jahe, minuman berkhasiat yang bikin tidur kamu auto nyenyak, jangan lewatkan bahan penting ini

Pada senin, 27 Juni 2022 sekitar pukul 18.30, setelah menyelesaikan salat maghrib dan tertidur di kasurnya, Aples tiba-tiba datang dan langsung menendang Rizki dan hal itu membuatnya kaget dan marah kepada Aples.

Rizki dan Aples kemudian berkelahi hingga Rizki mendapati pisau yang lantas langsung diarahkannya kepada Aples di bagian leher dan menusuknya tiga kali hingga tewas.

Dalam keadaan takut atas perbuatan yang telah dilakukannya, Rizki kemudian mandi dan membersihkan diri dari lumuran darah, termasuk darah yang bercecer di kamarnya dengan mengepelnya menggunakan baju milik Aples.

Baca Juga: 6 Tips langkah mudah membuat meal preparation, bikin waktu masak lebih efisien

Sebelum pergi, Rizki mengambil uang dan handphone milik  Aples lalu membungkus Aples dengan kantong plastik dan karung sebelum akhirnya dibuang ke kali Pesanggrahan.

Lokasi kejadian pelaku saling memukul sampai akhirnya Aples terbunuh oleh Rizki dengan pisau (instagram.com/merekamjakarta)

Saat olah TKP Tim Pusat Laboratorium Forensik mengambil sampel kasur yang terdapat bercak darah.

Tim gabungan dari Subdit Resmob Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembunuhan pria bernama Aples Bagus Trion Langgeng di sebuah ruko di kawasan Jalan RS Fatmawati, Gandaria Selatan pada Rabu (29/6/2022) siang.

Baca Juga: 7 manfaat keramas tanpa shampo, cara ini bikin rambut seperti di iklan

“Perannya eksekutor, memukul dan menusuk korban di bagian leher, lalu membuangnya ke kali," jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Berdasarkan hasil konferensi pers Polda Metro Jaya pada kamis, 30 Juni 2022 siang, pembunuhan tersebut didorong lantaran sakit hati dan kerap kali diperlakukan kasar oleh Aples, sebagai korban pembunuhan.

Perkembangan kasus ini masih berlangsung, sebab pelaku mengungkapkan alasan sebenarnya motif pembunuhan yang dilakukannya saat itu.***

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Merekam jakarta

Tags

Artikel Terkait

Terkini