Setelah satu bulan tak nampak di sekolah, Cho Yuna dan kedua orang tuanya ditemukan tewas.

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 18:39 WIB
Hilangnya keluarga Cho sempat menggemparkan seluruh masyarakat di Korea Selatan (twitter.com/apriseuldiyana)
Hilangnya keluarga Cho sempat menggemparkan seluruh masyarakat di Korea Selatan (twitter.com/apriseuldiyana)



Hops.ID - Ditemukan sebuah mobil sedan Audi berisi 3 mayat dari kedalaman 10 meter di bawah permukaan air yang berada pada jarak 100 meter dari Pelabuhan Songgok di Wando, Jeolla, Korea Selatan.

Polisi merasa kesulitas ketika mengindentifikasi korban, karena kondisi mobil yang terkunci,  jendela mobil yang gelap dan kondisi air yang keruh.

Berawal dari Cho Yoo-na (Cho Yuna) yang mengajukan izin untuk belajar melalui experiential learning program di pulau Jeju selama kurang lebih sebulan dari tanggal 19 mei 2022 hingga 15 Juni 2022.

Baca Juga: Jangan buang sampah kulit buah, bisa dibuat cairan pembersih serbaguna

Namun, sampai tiba tanggal 16 Juni 2022, Cho Yuna belum menampakan kehadirannya kembali di sekolah. Lalu pihak sekolah berinisiatif untuk menghubungi orang tuanya melalui telepon, namun tidak terhubung.

Pejabat sekolah pun mengunjungi rumah mereka dan melihat kotak surat penuh yang belum dibuka oleh penghuninya. Setelah dipastikan tidak ada seorang pun di rumah, pihak sekolah mengajukan laporan orang hilang ke Polisi pada 22 Juni 2022.

Bermodal infomasi dari pihak sekolah, dimana Cho Yuna mengajukan izin ke Jeju terakhir kali, Pihak kepolisian tidak menemukan keluarga Cho yang tiba di Jeju.

Baca Juga: 15 Penggunaan eco enzyme, salah satunya menjernihkan pembuangan toilet

Sebagai gantinya, polisi menemukan informasi bahwa keluarga Cho berangkat ke Wando dengan sedan Audi pada 23 Mei 2022  dan tinggal di guest house selama 6 hari dari tanggal 24 Mei 2022 sampai 31 Mei 2022.

Selama tinggal di guest house tersebut sebagian besar keluarga Cho hanya tinggal di dalam kamar, sebagaimana penuturan pemilik wisma kepada Polisi.

Terlihat di kamera CCTV, keluarga itu meninggalkan guest house sekitar pukul 11 malam pada 30 Mei 2022.

Baca Juga: Ini 10 jenis hampers yang bikin Lebaran makin berkesan, nggak melulu mahal

Keluarga terlihat terakhir kali di CCTV pada 30 Mei 2022 (twitter.com/apriseuldiyana)


Pada rekaman tersebut menunjukan Ibu Cho menggendong anaknya Yuna, sementara sang ayah mengikuti mereka dari belakang sambil membawa kanting plasting di tangan kirinya. Ketiganya kemudian pergi dengan mobil mereka.

Terakhir ponsel Cho dan Ibunya dimatikan di dekat guest house sekitar pukup 12.40 dan 13.09. Sementara ponsel ayahnya dimatikan pukul 16.15 di dekat pelabuhan Songgok, sekitar 4 km dari guest house.

Setelah mengetahui lokasi terakhir keluarga ini, kepolisian Wando mengerahkan sejumlah drone dan tim penyelamat untuk menjadi keberadaan keluarga Cho.

Baca Juga: Bisa dikonsumsi dan kaya manfaat, begini kreasi makanan dari edible flower untuk jadi kudapan cantik

Bermodalkan rekaman CCTV, foto anggota keluarga dan informasi tentang mobil Audi yang ditumpangi ketiganya, pada 28 Juni 2022 Badan Kepolisian Gwangju dan Penjaga Pantai Wando berhasil menemukan Sedan Audi tersebut di kedalaman 10 meter yang berjarak 100 meter dari Pelabuhan Songgok, Wando.

Penemuan mobil itu bermula dari ditemukannya gril depan Audi A6 di bawah air pada dua jam sebelum ditemukan mobil tersebut di laut terdekat.

proses evakuasi mobil oleh petugas (twitter.com/apriseuldiyana)


Awalnya mereka kesulitan untuk mendeteksi keberadaan mayat di dalam mobil karena jendela mobil yang begitu gelap.

Baca Juga: Deretan bunga cantik bisa dimakan dan punya khasiat obat

Pintu mobil tidak dibuka untuk mencegang hilangnya barang bukti, akhirnya petugas memutuskan untuk menunggu sampai esoknya dan membawa tongkang agar dapat mengangkat mobil ke permukaan.

Sebuah tongkang berhasil mengangkat mobil yang terendam di perairan laut dekat Wando, Jeolla Selatan.

Setelah kesulitan mengindentifikasi, ketiganya pun ditemukan dengan bukti sidik jari dan barang-barang yang berada di dalam mobil.

Baca Juga: Kuis seru soal keuangan, cari tahu apakah finansial baik-baik saja dan bagaimana caramu kelola uang

Mayat-mayat dalam mobil tersebut diyakini merupakan keluarga yang sempat menghilang dan telah mengejutkan seluruh negara Korea Selatan dalam beberapa hari lalu.

Petugas mengidentifikasi beberapa barang yang berada di dalam mobil (twitter.com/apriseuldiyana)


Kondisi mayat ketiganya telah mengalami pembusukan, saat ini keluarga Cho akan dipindahkan ke rumah duka di Gwangju.

Kantor Polisi Gwanju Selatan berasumsi bahwa orang tua Cho Yuna mungkin menderita kerugian finansial dengan membeli mata uang kripto Luna.

Halaman:

Editor: Nada Shofura Faradyana

Sumber: koreatimes.co.kr, twitter.com/apriseuldiyana

Tags

Artikel Terkait

Terkini