Yayasan Kemanusiaan ACT diduga gunakan uang umat, Bossman Mardigu: Jangan begitu wahai lembaga jualan kebaikan

- Senin, 4 Juli 2022 | 13:32 WIB
Tim ACT bagikan ratusan paket pangan padan sembako telah dibagikan pada masyarakat di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang.  (Instagram//@actforhumanity)
Tim ACT bagikan ratusan paket pangan padan sembako telah dibagikan pada masyarakat di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang. (Instagram//@actforhumanity)

 

Hops.ID – Organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dan sosial, Aksi Cepat Tanggap (ACT) diduga telah melakukan penyimpangan dana setelah publikasi laporan Majalah Tempo edisi Sabtu, 2 Juli 2022 yang berjudul ‘Kantor Bocor Dana Umat’.

Hal itu kemudian memancing rasa kecewa dari berbagai kalangan sebab para penyelenggara yayasan atau organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) ini menggunakan dana yang berasal dari masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Dikutip akun Instagram Mardigu Wowiek, Tempo mengungkapkan, “Majalah ini memperoleh temuan pengeluaran gaji tinggi dan fasilitas mewah dari kas ACT. Ahyudin, pendiri dan mantan Presiden ACT, ditengarai menerima gaji sebesar Rp 250 juta per bulan.

Baca Juga: Meleleh! Meski ketahuan mencuri, ibu ini tetap diperlakukan sopan dan tanpa dendam oleh seorang kasir berhijab

"Kemudian pejabat Senior Vice President menerima Rp 200 juta, dan Direktur Eksekutif mendapat Rp 50 juta. Gaji para pejabat ACT ibarat bumi dengan langit jika disandingkan dengan lembaga amal sejenis.”

Selain persoalan gaji, “Para petinggi yayasan ini juga menerima fasilitas kendaraan dinas menengah ke atas seperti Toyota Alphard, Honda CR-V, dan Mitsubishi Pajero Sport. Bukan hanya itu, Ahyudin juga secara leluasa memakai dana organisasi untuk membayar uang muka rumah dan pembelian furnitur buat istrinya,” dikutip Hops.ID pada Senin, 4 Juli 2022.

Menanggapi hal tersebut, pengusaha tanah air, Mardigu Wowiek atau yang kerap disapa Bossman Sontoloyo menuliskan komentar di laman pribadi Instagramnya jika orang-orang Indonesia yang percaya pada apapun terutama yang berbau agama jadi mudah dimanfaatkan.

Baca Juga: Hasil mediasi dengan Dewi Perssik gagal, Angga wijaya putuskan tetap gugat cerai hingga tepis isu finansial

“Waduh kok begini? Apa karena orang Indonesia orang sorgawi, sangat percaya apa-apa yang berbau sorga jadi gampang dimanfaatin. Ya jangan begitulah lembaga-lembaga jualan kebaikan,” tulisnya pada Senin, 4 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Ratih Nugraini

Sumber: Instagram @Mardiguwp

Tags

Artikel Terkait

Terkini