Syarat capres ala Rocky Gerung: Harus pernah berdiskusi dengan saya, contohnya Anies Baswedan

- Selasa, 5 Juli 2022 | 18:16 WIB
 Rocky Gerung menganalisis dalang di balik munculnya aksi FPI Reborn. (Tangkapan layar video YouTube Geolive )
Rocky Gerung menganalisis dalang di balik munculnya aksi FPI Reborn. (Tangkapan layar video YouTube Geolive )

Baca Juga: Sule ternyata baru tahu alasan Nathalie Holscher jatuh cinta padanya: Selama ini saya pikir...

“Sebelumnya, saya mesti terangkan siapa yang pernah bercakap-cakap empat mata dengan saya tuh,” tuturnya.

Sosok itu adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti.

“Satu, Anies Baswedan udah, udah enam bulan lalu, udah berkali-kali gitu. Pak Prabowo saya udah berdiskusi tuh. Siapa lagi ya? Pak La Nyalla udah berdiskusi,” ungkapnya.

Pasalnya, eks Dosen Universitas Indonesia (UI) ini yakin untuk mengetahui kapasitas seorang Capres, maka sosok itu harus diajak berdiskusi dulu.

“Kan kita mau, kalau saya sekedar bilang si ini tapi saya gak tahu kualitas nya apa kan. Jadi mesti bercakap-cakap dulu gitu. Nah itu pentingnya,” kata Rocky.

Baca Juga: Sebut Pattimura beragama Islam, kini Ustaz Adi Hidayat janji gandeng Prabowo Subianto ke surga

Menurut Rocky, dari percakapan itu akan terbuka terkait etikabilitas, intelektualitas, hingga elektabilitas seorang tokoh Capres.

“Ya itu saja (syarat menjadi Capres ala Rocky Gerung), sebab dengan percakapan itu kita tahu etikabilitasnya, intelektualitasnya, dan terakhir tentu nanti kita buktikan ada lembaga survei yang tidak terlibat conflict of interest melakukan survei,” timpalnya. ***

Halaman:

Editor: Nariyati

Sumber: Youtube Refly Harun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inflasi tinggi dan perlambatan bayangi pemulihan ekonomi

Selasa, 27 September 2022 | 19:28 WIB