Kasus Formula E masih hangat, KPK disebut kembali lakukan pemeriksaan intensif

- Rabu, 27 Juli 2022 | 18:52 WIB
 Anies Baswedan menyebut Formula E memberikan dampak ekonomi sangat signifikan capai Rp2,6 triliun. (Instagram @fiaformulae)
Anies Baswedan menyebut Formula E memberikan dampak ekonomi sangat signifikan capai Rp2,6 triliun. (Instagram @fiaformulae)

Hops.ID - Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah turut memerhatikan kasus Formula E. Menurutnya, beberapa hari ke depan indikasi korupsi dalam ajang pelaksanaan Formula E akan mulai digenjot kembali oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Seiring dengan itu sudah bisa diperkirakan bahwa isu tentang Formula E merupakan sesuatu yang belum basi untuk dipublikasikan," kata Amir Hamzah, seperit informasi tertulis diterima Hops.ID.

Ia menyebut hal itu merupakan upaya pengalihan isu demi menghindari perhatian publik dari berbagai tekanan baik domestik ataupun regional dan global terhadap Pemerintahan Jokowi.

Baca Juga: Banyak kejanggalan, praktisi hukum desak KPK serius usut dugaan korupsi di Formula E

Khususnya berkaitan dengan persiapan yang sedang dilakukan dalam rangka kunjungan Presiden Jokowi ke RRC akhir bulan ini.

Tak lupa, ia pun menjelaskan strategi KPK dalam menangani kasus Formula E.

"Besar kemungkinan akan mulai dari pemeriksaan Dispora dan Direksi Jakpro didampingi juga ada masalah baru dari pelaksanaan Formula E yang sedang dilidik juga oleh KPK," kata dia.

Ia kemudian melanjutkan, permainan politik menyongsong Pemilu serentak dan Pilpres 2024 akan semakin tajam.

Saling adu kemampuan dan kekutan dari kelompok kepentingan global lewat forum G20 yang tengah berlangsung juga akan berproses semakin tajam dan keras khususnya antara kekuatan China dan Rusia versus Amerika dan Uni Eropa.

Halaman:

Editor: Mufrod

Sumber: Sapu Lawan Koruptor

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Kasus pelanggaran pelanggaran HAM di Indonesia

Sabtu, 3 Desember 2022 | 09:56 WIB

Inflasi melandai, momentum bagus jelang Nataru

Jumat, 2 Desember 2022 | 20:19 WIB