Korea Utara tak gentar dengan kritikan AS terkait program nuklirnya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 11:02 WIB
Bendera Korea Utara. Foto: SCMP
Bendera Korea Utara. Foto: SCMP
 
Hops.ID - Korea Utara mengatakan tidak akan pernah memberikan toleransi atas kritikan Amerika Serikat (AS) terhadap program nuklirnya. Selain itu, Korut juga menggambarkan Washington sebagai 'kepala pengembangan nuklir dunia'.
 
Perwakilan tetap Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengeluarkan pernyataan itu ketika para diplomat berkumpul di New York untuk menghadiri konferensi PBB dalam meninjau Perjanjian Kontrol Nuklir (NPT).

Korea Utara melakukan beberapa tes rudal pada jumlah tertinggi untuk tahun ini. Para ahli internasional percaya negara itu siap melakukan uji coba nuklir ketujuh, pertama kali sejak 2017.

Baca Juga: Benny Simanjuntak bongkar konflik rumah tangga Jonatahan Frizzy dan Dhena Devanka: 9 Tahun dia tersiksa

Pada konferensi tersebut, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Korea Utara terus memperluas program nuklir ilegal dan siap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh.

Namun, Korea Utara mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pernyataan AS itu hanya sebagai upaya untuk menyalahkan pihak lain, mengingat negara tersebut dinilainya sebagai kepala pengembangan nuklir dunia.

"Ini adalah puncak dari ketergesaan menyalahkan orang lain, ketika AS mengklaim telah memicu 'ancaman nuklir' sementara faktanya adalah bahwa AS merupakan 'kepala pengembangan nuklir'," kata perwakilan Korea Utara dalam sebuah pernyataan, dikutip Hops.ID dari Reuters pada Jumat 5 Agustus 2022.

Baca Juga: Resmi layani konsumen di Jakarta, alasan simpel bos AK Ford buka Diler pertama Jabodetabek

Korea Utara juga mengatakan bahwa negaranya telah keluar dari NPT untuk waktu yang lama dan tidak ada yang bisa ikut campur terhadap hak untuk membela diri.

"Kami tidak akan mentolerir upaya AS dan pasukan sekutunya dalam menuduh negara kami tanpa dasar yang jelas serta menyerang kedaulatan dan kepentingan Korea Utara," imbuh pernyataan Korea Utara.

Pekan sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan negaranya siap untuk menyerahkan senjata nuklir yang dimiliki dan menangkal pertempuran apa pun dengan militer AS.***

Editor: Dion Yudhantama

Sumber: Reuters

Tags

Terkini