Oknum PPSU tega aniaya pacar hingga lindas dengan motor karena cemburu

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:15 WIB
rekaman video amatir seorag warga memperlihatkan penganiayaan seorang pria bertopi terhadap seorang perempuan (instagram.com/merekamjakarta)
rekaman video amatir seorag warga memperlihatkan penganiayaan seorang pria bertopi terhadap seorang perempuan (instagram.com/merekamjakarta)

Hops.ID - Tampak sebuah video amatir yang direkam oleh salah seorang warga didalam mobil, seorang pria bertopi dengan jaket hijau dan celana orange tengah menendang keras seorang perempuan bahkan sampai menabrakan motornya kepada perempuan tersebut.

Diketahui oknum tersebut merupakan petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) yang sedang menganiaya pacarnya di pinggir jalan Kemang Dalam VI, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta pada senin 8 Agustus 2022.

Pelaku penganiayan berinisial Z yang saat itu merupakan anggota PPSU Rawa Barat mendatangi pacarya yang juga anggota PPSU bangka berinisial E di Kemang Dalam VI pada jam istirahat makan siang, penganiayaan tersebut diduga pelaku merasa cemburu dengan pacarnya tersebut.

Baca Juga: 85 Lebih kata mutiara mahfudzot populer tentang hikmah dan falsafah hidup, bisa dibuat poster motivasi.

Esok harinya setelah kejadian penganiayaan tersebut, keduanya diamankan ke kantor kelurahan Bangka untuk dimintai keterangan lantas dibawa ke Polsek Mampang Prapatan.

Setelah diamankan Lurah Bangka, pelaku dibawa ke Polsek Mampang Prapatan (twitter.com/kurawa)


Oknum anggota PPSU Rawa Barat berinizial Z tersebut dipecat dari pekerjaannya, hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ariza Patria di Balai Kota DKI Jakarta pada selasa 9 Agustus 2022.

“Pelakunya langsung kami pecat. Kami mengecam keras tindakan brutal dan tak bermoral itu. Sangat disayangkan, tindakan kekerasan seperti itu tidak boleh terjadi. Apa pun alasannya,” ujar Ariza dilansir dari laman Instagram @merekamjakarta.

Baca Juga: Tes 120 pertanyaan ini bisa cerminkan kepribadian seseorang

Ariza juga meminta Lurah Bangka dan Lurang Rawa Barat untuk mengusut tuntas aksi penganiayaan yang dilakukan oleh oknum PPSU berinizial Z tersebut.

Selain itu Ariza mengintruksikan Dias Pemberdayaan, Perlindugan Anak dan Pegendalian Penduduk serta Dinas Kesehatan untuk mengobati dan mendampingi korban E.

Pemprov DKI Jakarta akan menanggung semua pengobatan korban penganiayaan tersebut, bila diperlukan kepolisian serta Rumah Sakit berkoordinasi utuk melakukan visum.

Baca Juga: 6 Film sejarah perang muslim, dari lahirnya Nabi Muhammad SAW sampai penaklukan Konstantinopel


Korban E mendapat penangan medis maupun psikis yang biayanya ditanggung oleh pemprov DKI Jakarta (twitter.com/kurawa)

Pelaku telah ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian penganiayaan.

"Sudah, sudah kita amankan. Sekarang ada di Polsek Mampang," ujar Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Mampang Prapatan, AKP Budi Laksono

Budi mengatakan, kasus tersebut akan diproses lebih lanjut dengan diprasangkakan pasal 352 tentang penganiayaa.

Baca Juga: Diangkat dari kisah nyata, kasus di film horor Incantation masih misteri hingga sekarang

Sepeda motor menjadi barang bukti yang disita karena menjadi salah satu alat penganiayaan sebagaimana yang terlihat di video.

Menurut pengakuan dari korban kepada Lurah Bagka, Firdaus Aulawy, pemicu penganiayaan adalah cemburu.

"Menurut pengakuan dari perempuan adalah cemburu," jelas Firdaus.***

Editor: Anisa Widiarini

Sumber: Merekam jakarta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Golkar Tegaskan KIB Tetap Solid

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:31 WIB