Guna menahan bencana disebabkan perubahan iklim, Korea Selatan didesak mengambil langkah-langkah pencegahan

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:58 WIB
Ilustrasi banjir (PxHere)
Ilustrasi banjir (PxHere)



Hops.ID – Selama beberapa hari terakhir Korea Selatan khususnya di Seoul mengalami perubahan iklim dengan hujan yang memecahkan rekor.

Negara tersebut akan mendapatkan lebih banyak lagi peristiwa cuaca ekstrim yang disebabkan oleh perbuahan iklim.

Para ahli menyeruakan upaya mitigasi dan pencegahan preemptive guna menahan peristiwa lain dari perubahan iklim.

Baca Juga: Nathalie Holscher dan Mahalini diduga saling sindir terkait silent is gold di media sosial, ini klarifikasinya

Menurut Pusat Keamanan dan Penanggulangan Bencana Pusat, hujan yang melanda pada hari Rabu telah menewaskan 9 orang. Di antaranya 5 dari Seoul, 3 dari Provinsi Gyeonggi dan 1 dari Provinsi Gangwoon, sedangkan 7 orang hilang.

Pihak berwenang juga mengatakan jika ada 2.600 rumah dari bangunan tempat tinggal hancur. Hal tersebut menyebabkan sedikitnya ada 600 orang mengungsi.

Pada pukul 11 pagi akumulasi curah hujan di seluruh Kota Seoul mencapai 525 milimeter.

Baca Juga: Pengin cepat nikah, Dewi Zuhriati beri tamparan keras ke Fuji: Kuliah dulu, baru ngomong nikah!

Presiden Yoon Suk-yeol menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh hujan deras pada saat memimpin pertemuan tanggap banjir.

Presiden tersebut juga memerintahkan kementrian terkait guna mengambil tindakan segera untuk pemulihan.

Halaman:

Editor: Nada Shofura Faradyana

Sumber: Korea Times

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Golkar Tegaskan KIB Tetap Solid

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:31 WIB